Selasa, 24 Juli 2012

Kuota Haji Rembang Berkurang Dua


Rembang-Calon Jemaah Haji (CJH) kabupaten Rembang yang semula mendapatkan kuota sejumlah 702 CJH, saat ini dipastikan berkurang 2  karena tidak bisa berangkat ke tanah suci.

Penyebabnya, ada yang meninggal dunia, dan  Satunya lagi sedang hamil dan belum pernah melakukan imunisasi kekebalan tubuh (iminingities)  dalam dua tahun ini.

Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh, Ruchbah mengatakan, CJH yang meninggal dunia adalah warga Lasem,  Mustamid Bin Yusuf karena mengalami sakit sehari sebelum melakukan manasik haji. Yang kedua, adalah Marfuah Binti Rochmad Sapuan salah satu warga Desa Pragen RT 4/RW I Kecamatan Pamotan  diketahui Hamil setelah melakukan manasik. Informasi  diterima dari bagian kesehatan  Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang.

Menurutnya, bukan persoalan hamil atau tidak, tapi imunisasi yang berkaitan dengan kekebalan tubuh menjadi alasan utama. Karena  dari arab saudi memang memberikan persyaratan untuk mewajibkan imunisasi iminingities.

Ruchbah menjelaskan, sekali melakukan imunisasi tersebut, sebetulnya bisa bertahan selama dua tahun. Akan tetapi, setelah membuka dokumen perjalanan umroh/haji di tahun sebelumnya, jemaah yang bersangkutan belum melakukan perjalanan ke tanah suci, dan belum melakukan imunisasi iminingities. Sehingga CJH otomatis masuk dalam Waiting List tahun berikutnya.

Ruchbah menambahkan, kuota haji tahun ini  masih akan mengalami proses verifikasi ulang terkait kelayakan terbang kembali berdasarkan pelunasan pembayaran, seraya diterbitkannya perpres keberangkatan haji dan menjadi  kewenangan dari pemerintah pusat.(Affandi )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.