Jumat, 29 Juli 2011

RadioCBFM diharapkan meningkatkan kualitas siaranya

Rembang-Diusianya yang ke 43, radio Citra bahari FM(CBFM) Rembang kedepan diharapkan bisa meningkatkan kualitas siarannya, Hal tersebut disampaikan Asisten 1 setda rembang Subakti dalam acara peringatan hari jadi Radio cbfm ke 43 dan silaturohim fans CBFM di Sanggar Budaya komplek rumah dinas bupati sore tadi.


Menurut subakti ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian agar radio cbfm lebih eksis dan jaya diudara dengan radio lainnya, yakni dari aspek komunikasi idengan fans lebih ditingkatkan, lagi, menjalin pangsa pasar terutama dalam menyampaikan informasi lebih ditingkatkan, dan aspek profesionalitas penyiar perlu regenerasi lagi dengan mengadakan pelatihan dan rekrutmen penyiar muda.

Disamping itu sebagai radio Publik, yang merupakan bagian dari pemkab Rembang bisa mengumandangkan kebijakan pemerintah secara proporsional untuk kepentingan publik, Sedangkan dari aspek tehnis, siaran radio diharapkan bisa menjangkau diseluruh kecamatan.


General manager radio CBFM HM. Daenuri mengatakan, management Radio CBFM selalu berusaha berbenah diri menghadapi tantangan kedepan, Pada prinsipnya pihak radio sangat menghargai adanya kritik maupun saran dari masyarakat maupun fans CBFM yang sifatnya membangun demi kemajuan radio. Pasalnya Salah satu kebesaran radio ditopang adanya fans yang setia.


Sementara itu salah satu Fans cbfm Ibu Insarbini sangat berharap radio CBFM diusianya ke 43 tetap jaya diudara. Sebagai radio publik informasinya orang rembang Ia berharap dapat menyampaikan acara maupun siarannya secara santun kepada masyarakat.

Usaha karaoke, café, Kopi lelet dibatasi

Rembang-Untuk menciptakan suasana yang kondusif di wilayah kabupaten rembang Selama datangnya bulan ramadhan dan hari raya Idul fitri 1432 Hijriah, kegiatan operasional usaha pariwisata karaoke, café kopi lelet dibatasi.


Menurut keterangan kepala kantor pelayanan perijinan terpadu (KPPT) kabupaten rembang Sri Sugiyarti, langkah ini merupakan tindaklanjut forum koordinasi pimpinan daerah tangal 26 Juli tentang pengaturan waktu kegiatan operasional usaha pariwisata selama bulan ramadhan dan hari raya idul fitri 1432 H.


Sesuai Peraturan Kepala KPPT nomor 11 tahun 2011, tentang pengaturan waktu kegiatan operasional usaha pariwisata selama bulan ramadhan dan hari raya idul fitri 1432 H, bahwa aturan pembatasan usaha pariwisata tersebut pada dasarnya tidak ada perbedaan dengan aturan tahun lalu, kegiatan operasional usaha pariwisata karaoke, café wajib tutup pada Dua hari sebelum bulan ramadhan, selama bulan ramadhan dan sepuluh hari setelah penetapan 1 syawal 1432 H.

Sugiyarti menambahkan, pengaturan waktu kegiatan operasional selama bulan ramadhan untuk usaha pariwisata meliputi rumah bilyard hanya diperbolehkan buka jam 13.00 sampai dengan jam 17.00, Gelanggang permainan dan ketangkasan jam 13.00 -17.00 dan warung kopi lelet buka jam 17.00 – 22.00 WIB, kesemuanya tanpa membunyikan musik dan kegiatan karaoke.


Kepala satuan polisi pamong praja (Satpol PP) kabupaten Rembang Slamet riyadi menyampaikan, sebagai tindaklanjut menciptakan suasana kondusif di wilayah rembang, pihaknya siap memantau dan menertibkan aturan jam operasi pada hiburan malam tempat cafe, Karaoke, warung kopi dan tempat Bilyard. Kegiatan ini tentunya akan melibatkan jajaran dinas Pariwisata , kantor KPPT, kepolisian dan SKPD terkait.


Kepala Satpol PP Slamet Riyadi menghimbau kepada pengusaha nantinya dapat mentaati kesepakatan bersama pembatasan jam hiburan, apabila dalam perjalananya nanti ditemui pelanggaran, tentu pihaknya akan memberikan sanski tegas.


Jam kerja PNS dikurangi selama ramadhan

Rembang-Selama bulan ramadhan jam kerja Pegawai negeri Sipil (PNS) dilingkungan pemkab Rembang dikurangi mulai hari senin hingga jumat. Hal ini sebagai tindak lanjut surat edaran gubernur jawa tengah nomor 851/10098 tentang pengaturan cuti tahunan untuk keperluan nyadran dan jam kerja PNS tahun 2011 yang ditindaklanjuti dengan surat keputusan bupati. Demikian disampaikan kepala bagian Humas Setda rembang HM Daenuri.


Daenuri mengatakan, pengurangan jam kerja telah diumumkan dan dikirim kekantor-kantor setempat. Pada hari biasa jam masuk kerja mulai pukul 07.00, selama ramadhan masuk mulai pukul 08.00 dan untuk pulang dari biasanya pukul 15.30 menjadi pukul 14.30 WIB. Khusus hari jumat masuk pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIB.


Diungkapkan Daenuri, karena sudah ada pengurangan jam kerja, maka para PNS disemua SKPD tidak akan mendapatkan libur bersama pada tanggal 1 Ramadhan. Ditegaskannya dengan adanya pengurangan jam kerja PNS diharapkan tidak akan mengurangi kelancaran tugas PNS dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Impor untuk menutup Kekurangan stok beras

Rembang-Menjelang puasa dan lebaran stok beras di Dolog ditengarai mulai menipis, kondisi ini sebagai dampak adanya panen tahun ini yang mengalami pengurangan yang cukup drastis. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati H Abdul Hafizd saat membuka rapat koordinasi ekonomi keuangan industri dan perdagangan (Ekuinda) kabupaten Rembang tahun 2011 di lantai 4 kantor bupati kemarin.


Meskipun stok beras didolog agak menipis lanjut Wakil Bupati, melalui koordinasi dengan pihak terkait kabupaten Rembang tidak akan kekurangan pangan menjelang ramadhan dan idul fitri.


Sebagai lagkah antisipasi pemerintah berencana akan melakukan impor beras, semata-mata untuk mencukupi kebutuhan masyarakat dibidang pangan, Langkah ini dari dolog sudah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah, dengan pertimbangan kondisi panen sekarang ini tidak memungkinkan untuk bisa mencukupi kebutuhan masyarakat, sehingga jalan yang akan ditempuh tidak lain adalah melalui impor beras. Kepada Para pedagang dan pengusaha beras juga dimohon untuk tidak menafsirkan hal-hal yang negatif.


Perlu diketahui bahwa kondisi stok beras di gudang Dolog rembang dari laporan yang diterima hanya mencapai 700 ton, sementara bulan depan kebutuhan untuk Raskin saja sekitar 1.056 ton. Berarti sudah mengalami devisit beras. Oleh karena itu wakil Bupati Abdul hafidz berharap melalui koordinasi yang baik dari asisten , bagian perekonomian dan dolog, akan ditempuh jalan melakukan impor beras untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Rembang.


Ditambahkan, Koordinasi lintas sektor antara pemerintah dengan masyarakat penting dilakukan untuk menyamakan persepsi dalam rangka menyikapi kondisi menjelang ramadhan dan idul fitri.

Tim PSTI Sarang Juara Kejurda Takraw

Rembang-Tim PSTI sarang tampil sebagai juara dalam kejuaran daerah sepak takraw yang digelar dialun-alun rembang ekmarin. Dipartai final tim PSTI harus melawan tim sesama satu daerah yakni tim pelang dari sarang dengan merebut runner up, dan juara 3 tim Merak sidowayah Rembang.

Atas kemenangan ini, PSTI berhak merebut piala pengkab PSTI rembang dan uang pembinaan Rp 1,5 juta. Sedangkan juara harapan 1 Tim lodan kulon 2 sarang, juara harapan 2 tim meteor kragan dan harapan 3 tim tim pandangan kulon.


Ketua pengkab Persatuan sepak takraw (PSTI) Rembang Rupadi mengatakan, dominasi wilayah rembang timur terhadap olahraga sepak takraw masih sulit ditandingi, kususnya di kecamatan sarang, kragan maupun sedan, namun dalam perkembangannya tim wilayah barat sudah mulai muncul.


Rupadi menambahkan, sejak tahun 2008 lalu sepak takraw dikabupaten rembang sudah menorehkan prestasi, baik dalam ajang ditingkat propinsi maupun korwil. Sebagai ajang pembinaan prestasi, pengcab PSTI cabang rembang selalu mengagendakan kegiatan lomba baik dalam Popda maupun Porkab.

Kamis, 28 Juli 2011

Sambut Bulan Puasa Sekolah Diliburkan 3 Hari

Rembang-Memasuki bulan puasa yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini, seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Rembang diliburkan tiga hari, tanggal 30 Juli sampai dengan 1 Agustus. Dimaksudkan agar anak didik bisa mempersiapkan diri lahir dan batin untuk menjalani puasa ramadhan, pada saat mereka kembali berada di sekolah.


Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Sugiyanto menerangkan, sudah menjadi agenda kalender akademik sekolah diliburkan tiga hari pada awal bulan puasa dan berlaku untuk semua jenjang pendidikan. Masa libur hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin, untuk menjalani jam belajar saat kembali masuk sekolah.


Menurut Sugiyanto, pada bulan puasa nanti jam efektif pelajaran juga dikurangi 5 menit dari hari-hari biasa. Jenjang pendidikan SD semula 35 menit per satu jam pelajaran menjadi 30 menit dan untuk SMP dan SMA semula 40 menit menjadi 35 menit. Namun sekolah diberi keleluasaan untuk mengadakan pengembangan, apakah disambung tanpa jam istirahat agar siswa pulang lebih awal atau tetap memberlakukan jam istirahat supaya anak didik tidak jenuh.


Sugiyanto menambahan, sekolah juga diberi kesempatan menambah jam pelajaran khusus untuk pendalaman agama Islam, seperti mengadakan pesantren kilat. Untuk pelaksanaan sepenuhnya diserahkan masing-masing sekolah, dengan catatan tidak memberatkan siswa, karena mereka menjalani ibadah puasa bulan ramadhan.


5 Pejudi tertangkap

Rembang-Seiring masuk pelaksanaan Operasi Pekat (penyakit masyarakat), dimana perjudian menjadi salah satu sasarannya, kemarin sore anggota Reskrim Polres Rembang sekira pukul setengah empat berhasil menangkap 5 orang pelaku perjudian. Kelima pelaku diamankan ketika tengah asyik berjudi kartu remi dan domino di salah satu warung kopi yang terletak di Desa Kulutan Kecamatan Gunem.


Kapolres Rembang AKBP Adhi Fandy Ariyanto melalui Kasatreskrim AKP Sugirman mengatakan, berikut kelima pelaku, turut disita barang bukti berupa 2 Set kartu domino, 1 set kartu remi, uang tunai sebanyak 341 ribu rupiah, 3 unit handphone dan 5 unit sepeda motor. Adapun kelima pelaku masing-masing SY usia 55 tahun dan NRY usia 44 tahun warga Desa Pamotan, ST usia 56 tahun warga Desa Samaran, ketiganya dari Kecamatan Pamotan, SK usia 64 tahun warga Desa Sendang Coyo Kecamatan Lasem dan STR usia 44 tahun warga Desa Gunem Kecamatan Gunem.


Menurut AKP Sugirman, tertangkapnya kelima pelaku tak lepas informasi dari masyarakat yang melaporkan adanya perjudian di salah satu warung kopi yang ada di desa mereka. Ditengarai tempat itu menjadi ajang perjudian sudah sejak lama, karena saat dilkukan penggerebekan sempat terlihat ada lebih dari 3 kalangan, namun berapa pelaku berhasil melarikan diri ketika akan ditangkap.


AKP Sugirman menambahkan, tersangka dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Rekanan Wajib Penuhi Jadwal

Rembang-Rekanan penggarap pelebaran jalur pantura Rembang wajib memenuhi jadwal yang ditentukan Bina Marga dan Polda Jawa Tengah. Pada H-10 lebaran nanti seluruh ruas jalan proyek sudah harus diaspal satu lapis. Juga jalan yang bergelombang dan berlubang diperbaiki meski bersifat sementara agar tidak mengganggu pengguna jalan.


Kasatlantas Polres Rembang AKP Dudi Pramudia menyebutkan, menghadapi arus mudik tahun ini, ruas jalan pantura di Kecamatan Kaliori sepanjang 3,5 Kilomter, ditarget selesai sekira 60%, sudah termasuk satu lapis aspal dari rencana 3 lapis. Supaya arus mudik dan balik lebaran tahun ini berjalan ancar khususnya saat melintas kasawan proyek tersebut.


Lebih lanjut AKP Dudi Pramudia menyampaikan, untuk menghindari dan menekan terjadinya kecelakaan menghadapi arus mudik tahun ini, khususnya di jembatan antar desa Dresi dan Purworejo yang saat ini mengalami kerusakan, rekanan diminta melakukan penambalan, walau bersifat sementara. Karena kondisinya cukup membahayakan, terutama para pengendara roda dua yang melintas pada malam hari.


AKP Dudi Pramudia menambahkan, kemungkinan besar Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo akan melakukan sidak H-7 lebaran mendatang, memantau seluruh ruas jalan di jalur pantura, apakah sudah siap untuk digunakan pada saat arus mudik dan balik.


Terpisah, Henu Nugroho, Petugas PPK, Trengguli, Kudus, Pati, saat dihubungi mengatakan, sebelum lebaran tahun ini seluruh proyek pelebaran jalan ditarget sudah menyambung, mulai Kabupaten Pati hingga ruas jalan masuk gapura kabupaten Rembang. Khusus di jalur pantura Rembang, pengaspalan satu lapis nantinya dilakukan menyeluruh.


Sedangkan untuk pembenahan jembatan yang berlubang, pihaknya telah melakukan koordinasi dengana rekanan penggarap proyek tersebut agar segera dilakukan. Pasalnya perbaikan jembatan ini masih menjadi tanggung jawab rekanan, dan saat ini pada masa perawatan proyek.



Tuntaskan pelebaran jalan sampai ke pelosok

Rembang-Bupati Rembang H Moch salim menegaskan, Untuk memacu perkembangan perekonomian dikabupaten rembang, pihaknya berupaya berinovasi penggunaan anggaran bisa lebih dioptimalkan, walaupun dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Hal tersebut disampaikan pada peringatan hari jadi kabupaten rembang ke 270 di pendopo kebupaten kemarin.


Bupati mengatakan, penyerapan pembangunan melalui APBD tidak memungkinkan untuk diserap. Karena APBD yang dimiliki hampir 55% sudah habis untuk kegiatan belanja pegawai. Bupati akan berusaha mengambil skala prioritas atau terobosan agar pembangunan yang ki rencanakan bisa berjalan sesuai yang direncanakan.


Untuk itu 4 tahun kedepan sampai akhir masa jabatannya Bupati Moch salim berkeinginan pelebaran jalan kepelosok desa sampai kehulu bisa terlaksana dan kedepan bisa dilebarkan, Sehingga akses kendaraan besar seperti Truk, tronton maupun trailler bisa masuk, dan segudang akses wisata dipelosok desa, akses ekonomi, dan sekolah SMA/SMK dimasing-masing kecamatan bisa berdiri dan minimal masyarakat bisa bersekolah SMA.


Lebih lanjut Bupati menyampaikan, pihaknya terus berupaya dan berusaha keras bersama komponen masyarakat rembang atau lembaga yang ada, seperti lembaga legislatif untuk mewujudkannya. Melalui hari jadi ke 270 ini pula bisa menjadi tolak ukur untuk evaluasi dan mawas diri agar kabupaten rembang kedepan lebih baik lagi.

Sosialisasi pembangunan kesejahteraan sosial

Sluke-Dalam rangka pencegahan tumbuh kembang penyandang masalah kesejahtaraan sosial sekaligus memberikan jaminan sosial dalam perlindungan sosial pada warga masyarakat. Dinas sosial propinsi Jawa Tengah bersama dengan dinsosnakertrans Kabupaten Rembang hari selasa mengadakan sosialisasi pembangunan kesejahteraan social di balai desaLabuan Kidul kecamatan Sluke .


Tampil sebagai nara sumber dari dinas propinsi, dinsosnakertrans Kabupaten Rembang , pelaku usaha kecil yang telah berhasil dan instruktur KLK. Dengan peserta 50 orang dari warga desa Labuan Kidul dan Sendang Mulyo kecamatan Sluke. Kegiatan serupa juga diadakan di desa Pakis kecamatan Sale.


Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Rembang Suranto melalui Kabid pengembangan sumber daya social Triyoto Indiantoro menerangkan, sosialisasi pembangunan kesejahtaraan sosial ini digelar untuk mengenalkan kepada para calon penerima manfaat tentang kegiatan pembangunan kesejahtaraan sosial.


Penyuluhan keliling ini merupakan salah satu pintu masuk turunnya program kegiatan yang menyentuh langsung pada masyarakat. Rencananya sebagai wacana ke depan akan ada pemberian bantuan stimulan untuk usaha peningkatan pendapatan kepada para calon penerima manfaat. Sumber dana dari dekon via dinsos propinsi Jawa Tengah. Masing masing akan menerima Rp 1,5 juta, ungkapnya.


Aksi sosial ke panti wreda

Rembang- Puluhan siswa SMAN 02 Rembang hari rabu berkunjung ke panti wreda dan panti tunas laras yang berlokasi di desa Kedungrejo kecamatan Rembang Kota. Kunjungan ini selain untuk bersilaturohmi juga untuk menyambut datangnya bulan ramadhan.


Kepala SMAN 02 Rembang Sumarno melalui Bagian Kesiswaan Sunarwi mengatakan kegiatan berkunjung ke panti asuhan maupun panti jompo ini sudah menjadi agenda tahunan sejak lama. Kegiatan seperti ini rutin digalakkan menjelang bulan puasa datang. Dengan tujuan menumbuhkan rasa solidaritas pada diri siswa untuk dapat peduli kepada sesama.


Menurutnya, dengan berkunjung ke panti ini para siswa dapat melihat secara langsung kondisi atau keadaan penghuni pantia suhan maupun panti jompo. Sehingga mereka dapat merasa lebih bersyukur dengan kehidupan yang mereka jalani saat ini.


Disebutkannya, dalam kunjungan ke panti ini para siswa memberikan bantuan sembako dan pakaian pantas pakai yang diserahkan langsung kepada para penghuni panti. Para siswa ini dibiasakan untuk bersosialisasi dengan orang orang yang membutuhkan bantuan. Sehingga hati mereka dapat tergugah untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap orang orang yang membutuhkan bantuan.

Tambahan Dana bagi Kelompok SPP

Kragan-5 kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) desa Terjan Kecamatan Kragan, yakni kelompok simpan pinjam perempuan (SPP) Melati 1 sampai dengan 4, kembali dipercaya mendapat tambahan dana, dari Program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan PNPMMP anggaran tahun 2011. salah satunya yaitu kelompok SPP PKK Melati 1 desa Terjan.


Penanggung Jawab Operasional Kecamatan (PJOK) kragan Ismoyo menjelaskan, dana yang di kucurkan untuk kelompok SPP melati 1 sebesar 30 juta di bagikan kepada 20 anggota. Sehingga masing masing anggota menerima 1,5 juta,dengan sistem pemgembalian 10 kali angsuran yang harus di tanggung para anggota SPP Melati 1.


Terpisah Ketua kelompok SPP desa Terjan Sri megawati menjelaskan, kelompok SPP PKK melati mengalami perkembangan dengan adanya kucuran dana SPP, Sebelumnya anggota SPP Melati 1 tahun 2010 lalu menerima Rp 1 juta, dan bertambah di tahun 2011 menjadi Rp 1,5 juta per anggota.


Penambahan pinjaman sesuai dengan keberhasilan anggotanya mengembangkan usaha, khususnya untuk menambah modal berdagang, di karenakan ke 20 anggotanya sebagian besar merupakan kelompok pedagang kecil dan warung.



Perpanjangan Kontrak Kerja DABTRPK Dipertimbangkan

Rembang-Kontrak kerja pengelolaan tempat wisata Taman Rekreasi Pantai Kartini kepada pihak ketiga baru berakhir tahun 2014 mendatang. Namun saat ini rekanan tersebut tengah mengajukan revisi perpanjangan jalinan kerja sama, sedikitnya untuk 10 tahun kedepan usai kontrak berakhir.


Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang, Noor Effendi melalui Sekertais Budi Darmawan mengatakan, sebelum memutuskan memperpanjang kerja sama terlebih dahulu akan mengevaluasi kontrak kerja sama pengelolaan Taman Rekreasi Pantai Kartini, guna mengetahui sejauh mana perkembangan dan kemajuan yang dicapai. Dijadwalkan evaluasi dilakukan tanggal 29 dan 30 Juli mendatang.


Menurut Budi Darmawan, Taman Rekreasi Pantai Kartini mulai dipihak ketigakan per Juli 2009 dan kontrak berakhir tahun 2014. Hingga kini telah berjalan dua tahun, perlu dilakukan monitoring serta evaluasi capaian keberhasilan penanganan tempat wisata tersebut.


Disebutkan, pihak rekanan sudah menyampaikan laporan perkembangan selama dua tahun mengelola Taman Rekreasi Pantai Kartini, namun karena belum komplit dan kurang komperhensif, maka dikembalikan untuk dibenahi. Dalam laporan tersebut tidak dijelaskan secara terperinci nilai ekonomis setiap wahana dan pendapatan yang diperoleh dari tiap jenis permainan yang ada setiap tahunnya.


Ditambahkan Budi Darmawan, pihaknya mengakui jika selama dua tahun tempat wisata milik pemerintah daerah dikelola oleh pihak ketiga, mengalami kemajuan cukup signifikan. Jumlah wahana bertambah macam dan jenisnya serta mampu memenuhi target pendapatan dari sektor wisata yang ditetapkan. Tetapi karena monitoring dan evaluasi merupakan prosedur kerja, maka tetap dilaksanakan.


Terpisah, Sriyono selaku pengelola Dampo Awang Beach Taman Rekreasi Pantai Kartini (DABTRPK) Rembang menyebutkan, pihaknya sudah menyampaikan laporan perkembangan penanganan objek wisata dan diakui ada beberapa subtansi yang perlu direvisi. Hasil perbaikan laporan tersebut sudah siap dipaparkan dalam rapat evaluasi.


Menurut Sriyono, selama dua tahun pihaknya telah menginvestasikan dana sekira 5 milyar rupiah untuk mendatangkan 25 wahana permainan dan penataan tempat. Selama 2010 kenaikan jumlah pengunjung hampir 500% dari tahun sebelumnya saat masih dipegang dinas terkait, dari 30 ribu orang menjadi 150 ribu per tahun.


Sedangkan dari target setor pendapatan juga meningkat, dari maksimal 400 an juta rupiah per tahun menjadi 950 juta rupiah. Sjak dikelola telah merekrut 106 orang karyawan dari Rembang.

Rabu, 27 Juli 2011

Kirab Budaya ramaikan hari Jadi rembang

Rembang-Hari jadi kabupaten Rembang ke 270 tanggal 27 Juli tahun 2011, pagi tadi di meriahkan dengan kirab budaya kereta kuda, dokar, becak hias dan dihibur berbagai kesenian. Kirab keliling kota Rembang dimulai start di Kantor Bupati – jalan kartini- Jalan Dr Soetomo- Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Panglima Sudirman- Jalan Gatot Subroto- menuju regol pndopo kabupaten.


Bupati H Moch Salim dan wakil bupati H Abdul Hafidz beserta Istri dan kepala SKPD mengikuti jalannya kirab, selanjutnya mengikuti prosesi dan resepsi hari jadi kabupaten Rembang di pendopo kabupaten.


Ketua panitia pelaksana Hamzah fatoni menyampaikan, maksud dan tujuan diperingatinya hari jadi kabupaten rembang adalah untuk lebih meningkatkan kecintaan masyarakat pada kabupaten rembang khususnya, dan mendorong membuka peran aktif masyarkat dalam dunia usaha dalam pembangunan, serta merajut kembali simpul-simpul sejarah kejayaan kabupateh rembang masa lalu, sebagai upaya kolektif membangun kabupaten rembang maju mandiri Dinamis dan sejahtera.


Dalam kegiatan prosesi dibacakan riwayat hari jadi kabupaten rembang oleh ketua DPRD Sunarto.


Sementara Bupati H Moch salim mengatakan, dalam rangka menyemarakkan hari jadi kabupaten rembang pemkab Rembang telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, mulai dari kegiatan sosial, budaya, keagamaan, olahraga upacara dan resepsi. Dimaksudkan untuk menjadikan perekat masyarakat kabupaten rembang dengan semua stake holder dalam membangkitkan semangat untuk membangun kabupaten rembang.


Dalam rangkaian hari jadi kabupaten Rembang digelar berbagai kegiatan meliputi Rembang expo, bhakti sosial, kejuaraan bulutangkis Bupati cup, Tabligh akbar, Mlaku sehat, pentas musik ken arok, ziarah makam bupati dan tokoh masyarakat, Kejuaraan sepak takraw. Selain itu malam ini 27 juli digelar pagelaran wayang kulit oleh Kidalang joko edan, pentas musik band ibukortya trio macan, ikke nurjanah dan rio boomerang tanggal 30 juli dan kegiatan lainnya.

Jadikan Rembang Sebagai Ikon Pusat Bahari Nasional

Rembang-Bupati Rembang H Moch Salim bertekad menjadikan Kabupaten Rembang sebagai Pusat Bahari Nasional dengan mempelopori ”Sea Front City” sebagai kota pesisir pertama di Pulau Jawa.


Bupati Rembang juga menyampaikan keinginannya untuk mengembalikan kejayaan Rembang sebagaimana kejayaan pelabuhan di jaman Kerajaan majapahit, dimana Lasem sebagai salah satu pusat pelabuhan Kerajaan Majapahit. Selain itu Pengembangan Sea Front City juga bisa melindungi pesisir pantai Rembang dari bahaya abrasi akibat gerusan gelombang laut, meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada khususnya para nelayan dan masyarakat di pesisir pantai Rembang,


Selain itu, lanjut Bupati Rembang yang asli Putera Nelayan itu, dari aspek lingkungan keberadaan jalan wisata dalam konsep Sea Front City ini dapat mempertahankan daya dukung tanah di Rembang daratan, karena pertumbuhan jalan di arahkan ke tepian pantai, dan membuka peluang investasi di sektor pariwisata, perikanan, perdagangan jasa, dan pemukiman.


Lebih lanjut Dijelaskan, perencanaan Rembang Sea Front City adalah adanya grand design dengan zone-zone yang membentang dari Kaliori sampai ke Binangun. Dari sisi barat perencanaan Rembang Sea Front City akan dimulai dengan akses gerbang masuk jalan bahari wisata dari daerah Tunggulsari, dengan pertimbangan jalan yang ada harus melingkupi gugusan Pulau karang Marongan dan Pulau Gede.


Dikatakan bupati Rembang, Zone Rembang Sea Front City di bagi ke dalam tiga zone besar yaitu Zone 1 Kawasan Minopolitan Terpadu merupakan pemukiman nelayan, berada di sisi sebelah barat. Potensi yang ada pada zone I ini antara lain wilayah pantai Tasikharjo dengan pantai berpasir putih, pemukiman nelayan Tasikagung lengkap dengan dermaga dan TPI, banyak terdapat pulau karang diantaranya Pulau Gede dan Pulau Marongan dengan habitat terumbu karang dan ikan hias, Taman Rekreasi Pantai Kartini, Museum Kartini, dan Kelenteng Ma Chao.


Konsepnya, kawasan zone II ini akan dikembangkan sebagai kawasan Minopolitan dan mewadahi aktifitas nelayan di daerah Rembang Barat dan Tengah. Konsep Minapolitan berupa perikanan tangkap, budi daya perikanan dan kelautan, Pengolahan Hasil kelautan, pengolahan dan produksi garam laut, dan pemukiman terpadu.


Zone II Kawasan Eco tourism terpadu, Bussiness, Rest dan Recretion serta Sea Front Center , berada di sisi tengah pesisir pantai Rembang. Potensi yang ada di Zone 2 antara lain terdapat hutan mangrove di Kecamatan Rembang dan artefak sejarah perahu kuno di Punjulharjo berupa perahu dari abad ketujuh atau jaman Sriwijaya/mataram kuno dan akan dibangun museum bahari.


Sedangkan Zone 3 berupa Kawasan Perikanan Tradisional Terpadu, Wisata Religi, Wisata Pantai, dan Pemukiman Terpadu. Berada di sisi timur pantai Rembang. Potensi yang ada di zone 3 adalah area Binangun, makam sunan Bonang, tumbuhnya industri rakyat di sepanjang jalan menuju Bonang, pemandangan speaktakuler pada saat sunset di daerah Binangun, dan air laut yang bersih dan bening.

Siswa SMPN 2 Rembang Rebut Medali Emas Mapel OSN 2011

Rembang-Neo Aditya Kuntar, wakil propinsi Jawa Tengah, berjaya dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2011. Perjuangan siswa kelas 9 SMPN 2 Rembang selama lima hari, 15-20 Juli di Manado mencapai hasil memuaskan, dengan merebut medali emas pada mata pelajaran IPS yang diikutinya.


Neo Remaja berusia 14 tahun didampingi guru mapel IPS Sunardi menyebutkan Ia tak menyangka berhasil merebut medali emas di event nasional yang sangat kompetitif. Mengingat kandidat dari propinsi lain khususnya di kota-kota besar terlihat penuh percaya diri.

Menurut Neo, dalam lomba peserta menjawab soal pilihan ganda sejumlah 60 dan 8 pertanyaan uraian, meliputi semua pelajaran dalam mapel IPS, yaitu ekonomi, geografi, sosiologi dan sejarah.


Anak pasangan pasutri Kuncahyo berdinas di Polres Rembang dan Puji Lestari seorang ibu rumah tangga beralamat RT 2/RW 4 Desa Sumberjo Kecamatan Rembang, selanjutnya menambahkan, sejak duduk di bangku SD terutama kelas 5 dan 6, Ia diberi kebebasan oleh kedua orang tuanya untuk menentukan sendiri memilih waktu belajar. Sehingga merasa enjoy karena tidak pernah setiap hari harus belajar dalam kondisi terpaksa,namun demikian bukan lantas tidak belajar sama sekali, hanya waktunya diserahkan sepenuhnya untuk menentukan.


Sementara itu Sunardi menyampaikan, pihak sekolah melakukan seleksi ketat untuk ajang OSN. Berbekal test IQ dan capaian nilai rapot siswa, Neo terpilih mengikuti lomba tingkat kabupaten. Kebetulan Neo memiliki IQ 150 atau cukup tinggi dan nilai mapel IPS di rapot sejak kelas 7,rata-rata selalu 9, hinggga termasuk kandidat yang disiapkan.


Menurut Sunardi, secara khusus Neo mendapatkan TC oleh pihak sekolah dengan mendatangkan pembimbing dari Unes Semarang, hasilnya menjadi juara pertama tingkat kabupaten. Saat mengikuti jenjang serupa level propinsi masuk urutan 5 besar dan termasuk dipilih maju ke tingkat nasional.


Kedepan tambah Sunardi, semua guru gugus mapel harus lebih jeli mencari bibit-bibit penerus prestasi Neo, agar tidak menuai prestasi di bidang mapel IPS saja. Perlu penguatan penguasaan dan pemahaman materi serta sering kali diberikan latihan soal, untuk mengembangkan kemampuan anak didik.


Hasil gemilang di ajang nasional yang dicapai salah satu siswa Kabupaten Rembang itu tidak hanya membanggakan nama daerahnya saja, orang tua dan sekolah juga turut berbangga. Bahkan Kepala Dinas Pendidikan setempat Dandung Dwi Sucahyo menjanjikan akan memberikan penghargaan khusus atas capaian prestasi Neo Aditya Kuntar..


1.475 Pelanggar Ditilang Selama Operasi Patuh

Rembang-Selama 14 hari berlangsungnya Operasi Patuh, 11-24 Juli, angka pelanggaran lalu lintas masih saja tinggi. Padahal semestinya kesadaran pengguna jalan bertambah saat jajaran Satuan lalulintas Polres Rembang menggelar operasi Simpatik pada periode sebelumnya.


Kasatlantas Polres Rembang, AKP Dudi Pramudia menjelaskan, dari hasil anev (analisa dan evaluasi) operasi patuh cukup memprihatinkan. Tercatat mencapai 1.475 pelanggar. Padahal sebelumnya telah di gelar Operasi Simpatik yang bertujuan menekan angka pelanggaran tatib lalulintas.


Menurut AKP Dudi Pramudia, operasi simpatik digelar sebagai upaya preventif terhadap meningkatnya pelanggaran, namun karena masih banyak pengguna jalan melanggar, ditingkatkan melakukan operasi patuh menjadi langkah represif atau penindakan terhadap semua bentuk pelanggaran. dengan harapan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berdisiplin berlalulintas, sekaligus sebagai langkah menekan angka kecelakaan di jalur pantura Rembang.


Lebih lanjut disampaikan AKP Dudi Pramudia, selama 14 hari digelar operasi patuh terdata jumlah pelanggaran sebanyak 1.475 kasus. Didominasi pengguna jalan pengendara roda dua, mencapai 60%, dengan bentuk pelanggaran diantaranya tidak menyalakan lampu (light on),tidak mengenakan helm, kendaraan yang dinaiki tidak lengkap dan tidak membawa SIM serta STNK.


Sementara untuk kendaraan roda empat diketahui melanggar marka jalan, tidak memasang sabuk kesalamatan dan menyalahi peruntukan muatan. AKP Dudi Pramudia menambahkan, pasca operasi patuh dilanjutkan operasi pekat oleh Samapta Polres Rembang untuk menyambut datangnya bulan puasa, dengan sasaran kegiatan yakni peredaran minuman keras, perjudian, pelacuran dan gangguan kambtibmas di jalanan. Seterusnya kembali menjadi tanggung jawab Satuan Lalulintas yakni menjalankanoperasi patuh candi. Fokus pada pengamanan jalur masa arus mudik.Selama H-10 sampai dengan H+10 hari raya Iedul Fitri.

HUT Radio cbfm dimeriahkan lomba Karaoke.

Rembang-Memeriahkan hari Ulang tahun Radio citra bahari FM ke 43 dan hari jadi kabupaten rembang ke 270, selama 4 hari tanggal 25 -28 Juli Radiocbfm menyelenggarakan audisi lomba Karaoke untuk umum di studio II CBFM, Lomba ini disiarkan langsung setiap hari mulai jam 15.00- 17.00 WIB lewat acara Goyang sama-sama (GOSS).


General manager radio cbfm Daenuri Melalui manager pemberitaan Sudarmaji menyampaikan, Lomba karaoke Selain untuk menyemarakkan hari ulang tahun radio CBFM, digelar untuk menyalurkan minat dan bakat peserta dalam olah vokal. Dari hasil lomba ini Pihak penyelenggara menyediakan hadiah berupa uang pembinaan, tropi dan piagam bagi pemenang lomba.


Rencananya hari jumat besok bersamaan digelarnya resepsi hari ulang tahun radioCBFm, Pemenang lomba juga akan diundang untuk tampil dalam acara resepsi tersebut.

Selasa, 26 Juli 2011

Mendongkrak Investasi melalui Perbaikan Infrastruktur

Rembang-Di usianya yang ke 270 iklim investasi di Kabupaten Rembang semakin kondusif, Data dari Dinperindagkop dan UMKM Kabuten Rembang menunjukkan nilai investasi pada tahun 2005 sekitar 39,4 Milyar dan pada tahun 2010 mencapai 79,4 Milyar, Untuk tahun 2011 sampai dengan saat ini sebesar 24,8 Milyar.


Bupati Rembang H Moch Salim mengatakan, untuk mendongkrak masuknya investasi di daerahnya maka pembangunan infrastruktur merupakan sebuah keharusan. Di bidang pengembangan system prasarana transportasi darat Bupati Rembang menyampaikan mengenai rencana pengembangan jalan bebas hambatan atau jalan tol sepanjang Kecamatan Kaliori hingga Kecamatan Sarang.


Rencana pengembangan jalan tol Kaliori hingga Sarang tersebut merupakan bagian dari pengembangan jala tol sepanjang Semarang-Demak.Kudus-Pati-Rembang hingga perbatasan Jawa timur. Namun demikian Bupati mengatakan realisasi pengembangan jalan tersebut masih menunggu kebijakan dari pemerintah maupun pemerintah provinsi terutama terkait dengan ketersediaaan anggaran.


Selain pengembangan jalan tol, Bupati Rembang juga menyampaikan rencana pengembangan jalan nasional, jalan provinsi dan Jalan kabupaten. Pengembangan jalan Nasional dari Kecamatan kaliori hingga kecamatan Sarang. Pengembangan jalan provinsi yang menghubungkan kecamatan Lasem-Kecamatan Pancur-Kecamatan Pamotan-Kecamatan Sedan-Kecamatan Sale-Kabupaten Tuban, dan peningkatan jalan yang
menghubungkan Kecamatan Rembang-Kecamatan Sulang-Kecamatan Bulu-Kabupaten Blora.


Bupati juga menjelaskan mengenai rencana pembangunan jalan lingkar dalam perkotaan Rembang dengan jalur lintasan melalui kelurahan Magersari-Desa waru-Desa Sendangagung-Desa Pulo-Desa Ketanggi-Desa Mondoteko-Desa Ngotet-Desa Weton dan Desa Tireman. Sedangkan pembangunan jalan lingkar luar perkotaan Rembang dengan jalur lintasan melalui desa Banyudono, Desa Bogorejo, Desa Sendangagung, Desa Ngadem, Desa Mondoteko, Desa Kedungrejo, Desa Turusgede, Desa Kumendung, Desa Sridadi, dan desa Pasarbanggi.


Untuk rencana pembangunan jalan lingkar perkotaan kecamatan Lasem melalui jembatan Kiringan-Desa Gedongmulyo-Desa Dasun-Desa Sendang Asri. Jalan kabupaten yang lain juga mendapatkan perhatian antara lain jalan wisata pantai kabupaten Rembang, jalan akses menuju kawasan pertambangan, jalan poros desa, jalan lingkungan, jalan tembus untuk membuka daerah terisolir dan daerah yang mempunyai kawasan potensi perekonomian, dan jalan yang menuju kawasan Bumi Perkemahan Karangsari Park.


Mengenai kondisi jalan kabupaten saat ini, Bupati Rembang mengatakan 436,92 km dari panjang seluruh jalan kabupaten yaitu 642,75 atau 67,97 persen jalan kabupaten dalam kondisi baik. Hal tersebut, kata Bupati, merupakan salah satu keberhasilan Empat Pilar Program Strategis kabupaten Rembang yang dicanangkan sejak tahun 2006 dimana pembangunan/peningkatan infrastruktur publik merupakan pilar pertama, disusul pilar kedua yaitu pendidikan gratis dan bermutu, pilar ketiga ,Jaminan Kesehatan Rembang Sehat (JKRS) dan Pilar keempat yaitu Pengembangan ekonomi Rembang.


Pada tahun 2005. Panjang jalan kabupaten dalam kondisi baik yaitu 329,34 km dari jumlah keseluruhan 558,09 atau 59,01 persen. Bupati Rembang mengakui, selain pembangunan infrastruktur ada beberapa kendala dalam rangka meningkatkan jumlah investasi. Kendala tersebut antara lain tingginya suku bunga perbankan, kurangnya akses permodalan usaha menengah dan kecil, dan kurangnya promosi.


Menurut Bupati Rembang, dalam, rangka mengatasi kendala tersebut pihaknya telah melakukan beberapa langkah antara lain fasilitas KUR bagi koperasi dan UMKM dengan suku bunga yang kompetitif, fasilitasi dan koordinasi antara pelaku usaha dengan perbankan, dan mengadakan pameran-pameran investasi maupun produk UMKM .