Kamis, 31 Maret 2011

Dinas pendidikan Kabupaten Rembang Targetkan Kelulusan UN 97 persen

Dinas pendidikan Kabupaten Rembang pada pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun 2001 ini menargetkan kelulusan sebesar 97 persen. Target kelulusan ini tidak berbeda dengan target tahun lalu karena dianggap sudah melampaui target yang ditetapkan. Hal tersebut disampaikan oleh kepala dinas pendidikan Kabupaten Rembang Dandung dwi sucahyo.

Dandung lebih lanjut mengatakan, berkaitan persiapan pada penyelenggaraan ujian nasional, Dinas pendidikan telah mengupayakan sosialisasi, koordinasi dan konsolidasi berkaitan dengan penyelenggaraan ujian nasional dengan pihak sekolah, dengan harapan sukses penyelenggaraan, administrasi dan hasilnya.

Dandung menjelaskan tahun ini sebanyak 24.029 siswa akan mengikuti Ujian nasional, dengan rincian SD sederajat sebanyak 9.521 siswa, SMP sederajat sebanyak 9.222 siswa, SMA sederajat sebanyak 3.532 siswa , sedangkan SMK sebanyak 1.754 siswa.

Ia menyatakan, sesuai jadwal pelaksanaan UN ditingkat SMK dan SMA sederajat akan dilaksanakan pada 18 april sampai dengan 21 april, SMP sederajat pada 25 april sampai 28 april, dan SD sederajat 10 Mei sampai 12 Mei 2011.

Dandung berharap UN tidak dianggap momok bagi peserta didik. pasalnya kriteria kelulusan akan ditentukan dari hasil UN ditambah dengan nilai hasil ulangan harian dan ujian sekolah. Dengan prosentase faktor Nilai UN 60 persen, sisanya 40 persen berasal dari ujian harian dan ujian sekolah. Meski demikian para peserta dihimbau tidak meremehkan hal tersebut.

Rohmat Isnaeni ,Anggota Komisi D yang membidangi pendidikan dan kesehatan menyampaikan, pelaksanaan UN 2011 diperlukan persiapan yang matang, selain itu pihak sekolah dihimbau untuk tidak melakukan kecurangan demi meloloskan siswa didiknya

Pengelola DABTRPK Agendakan gratiskan anak-anak binaan panti asuhan se-Kabupaten Rembang

Meski terus berupaya mencari terobosan untuk meningkatkan pendapatan, pengelola tempat wisata Dampo Awang Beach Tempat Rekreasi pantai kartini (DABTRPK) Rembang, berusaha tidak melupakan misi sosial. Dari hasil sharing dengan Komandan Kodim 0720 Rembang, akhirnya diputuskan mengadakan aksi sosial, menggratiskan anak-anak binaan panti asuhan se-Kabupaten Rembang, berwisata ke Dampo awang Beach.

Pengelola DABTRPK, Sriyono mengatakan, langkah ini sebagai bentuk aksi sosial kepada warga yang selama ini sudah ikut membesarkan tempat wisata tersebut. Menurutnya, anak-anak binaan panti asuhan se-Kabupaten Rembang, digratiskan menikmati sejumlah wahana saat berkunjung ke DBTRPK. Antara lain, kolam renang, kereta api mini, mandi bola, banana boat, flying fox, trampolin dan beberapa hiburan lainnya, sesuai usia mereka. Walaupun gratis, petugas lapangan telah diberikan instruksi untuk memberikan pelayanan terbaik supaya memberikan rasa nyaman.

Sementara, terkait menyangkut masalah transportasi untuk panti asuhan diluar kota, Kodim 0720 Rembang, telah memberikan suport, menyediakan truk, untuk sarana transportasi.

Komandan Kodim 0720 Rembang, Letnan Kolonel ARM Deddy Jusnar Hendrawan mendukung sepenuhnya program sosial pengelola DABTRPK. Oleh karena itu siap meminjamkan sarana transoprtasi untuk mensukseskan misi yang cukup mulia itu.

Program manajemen DABTRPK menggratiskan anak-anak binaan panti asuhan berkunjung ke tempat wisata, seharusnya bisa dicontoh institusi lain.

Alokasi Dana Desa disosialisasikan kecamatan Kaliori

Alokasi dana desa (ADD) tahun 2011, kemarin disosialisasikan oleh kecamatan Kaliori, di pendopo kecamatan setempat. Sosialisasi diikuti ratusan orang yang terdiri dari kepala desa, bendahara desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dari 23 desa yang ada di kecamatan Kaliori.

Kasi tata pemerintahan kecamatan Kaliori-Turhadi mengatakan materi yang diberikan berupa petunjuk penggunaan dan pembuatan administrasi ADD dengan narasumber dari bagian tata pemerintahan setda kabupaten Rembang.

Turhadi mengungkapkan digelarnya sosialisasi agar pemerintahan desa mengetahui tata cara pencairan dan penggunaan ADD tahun 2011 sesuai peruntukannya. Karena 60 persen dana digunakan untuk pemberdayaan masyarakat sarana prasarana, 10 persen untuk lembaga kemasyarakatan dan 30 persennya digunakan untuk operasional pemerintah desa.

Berdasarkan data yang ada di kecamatan Kaliori, pagu ADD tahun 2011 yang diterima kecamatan Kaliori senilai 1,27 milyar rupiah lebih. Dengan penerima dana terbesar yaitu desa Babadan senilai 70 juta rupiah lebih dan penerima dana terkecil yaitu desa Pantiharjo senilai 41 juta rupiah lebih.

2 Srikandi duduki jabatan perangkat Desa Sumberjo Pamotan

Seiring dengan meningkatnya emansipasi wanita, kekosongan jabatan kepala desa tidak lepas diminati perempuan. Seperti halnya keberadaan perangkat desa, tidak ketinggalan diminati kaum perempuan. Salah satunya di desa Sumberjo Kecamatan Pamotan, dari 8 perangkat desa yang ada, 2 diantaranya di duduki perempuan, 2 wanita yang menduduki perangkat desa Sumberjo merupakan hasil pemilihan perangkat desa yang di gelar di desa Sumberjo beberapa waktu lalu yang berhasil menyisihkan 24 peserta laki-laki.

Kepala Desa Sumberjo purwanto mengatakan dengan adanya perangkat desa perempuan mempuyai arti tersendiri, yakni peran nyata dari adanya emansipasi wanita yang sudah sampai di tingkat desa, selain itu kinerja para perangkat desa wanita tidak kalah dengan perangkat desa Laki-laki, terutama dalam disiplin kerja, Tugas dan tanggungjawab yang diembannya sudah menjadi komitmen ke 2 perangkat desa yang baru terpilih tersebut, ke duanya adalah Parti yang menduduki jabatan kaur pembangunan dan Wiji astutik menduduki Kaur keuangan desa Sumberjo.

Terpisah Wiji astutik Kaur Keuangan desa Sumberjo menyatakan bangga bisa menjadi bagian dari pemerintahan desa, Karena Jabatan adalah amanah yang harus di pertanggung jawabkan, untuk itu beserta perangkat desa lainnya, akan terus memberikan yang terbaik bagi kemajuan desa Sumberjo.

Selasa, 29 Maret 2011

Awal prakiraan musim kemarau lebih lambat

Rembang-Berdasarkan hasil pengolahan dan analisa data musim kemarau oleh badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika( BMKG) stasiun semarang propinsi jawa tengah, bahwa awal musim kemarau tahun 2011 untuk kabupaten Rembang diperkirakan berlangsung antara bulan april sampai dengan bulan Juli 2011.


Sedangkan untuk sifat hujan musim kemarau berkisar 18,75% Bawah Normal (BN). Bila dibandingkan terhadap rata-rata sekitar 78% wilayah jawa tengah umumnya dan kabupaten Rembang Khususnya, awal musim kemaraunya lebih lambat dari rata-ratanya atau mundur.


Kepala Kantor kesatuan bangsa dan perlindungan masyarakat kabupaten Rembang Suharso mengatakan, sehibungan dengan datangnya awal musim kemarau di kabupaten Rembang, diiharapkan kepada kepala SKPD dan para camat melakukan pemantauan dan menginventarisir daerah rawan kekeringan, mengantisipasi kekurangan air, kerawanan persediaan pangan dan peristiwa kebakaran,.


Selain itu menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk menghemat keperluan air untuk rumah tangga maupun mengatur pola irigasi persawahan dengan memanfaatkan embung yang ada, berhati-harti dalam aktiftas menggunakan peralatan yang berhubungan dengan api, melakukan pemantauan dan melaporkan secara berkala dan insidental kejadian yang ada.


Ditambahkan Suharso, untuk bidang pertanian agar masyarakat menanam jenis tanaman yang tahan terhafap kondisi musim kemarau dan tetap mengaktifkan Piket Penanggulangan bencana alam PBA di POSKO kecamatan.

Sekdes Bancang dan Mrayun Terisi

Sale-2 Jabatan sekretaris desa (Sekdes) di kecamatan sale yang megalami kekosongan kini telah terisi. Yakni sekdes desa Bancang dijabat Wahyudi yang sebelumnya bekerja di lingkungan Dinas pendidikan Kecamatan Sale dan Sekdes desa Mrayun dijabat Dul Khasim yang sebelumnya bekerja di lingkungan DPRD Kabupaten Rembang..


Camat sale Sunarto melalui Kasi tata pemerintahan Kecamatan Sale Suwardi menjelaskan, pengisian Kekosongan 2 sekdes telah diisi sejak bulan januari lalu. Pengisian jabatan Sekdes ini sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 45 tahun 2007 tentang persyaratan dan tata cara pengangkatan sekdes menjadi PNS, dan peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) nomor 50 tahun 2007 tentang ketentuan pelaksanaan PP/ mengangkat sekretaris desa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).


Suwardi menambahkan kekosongan jabatan sekdes di kecamatan Sale saat ini tinggal menyisakan 2 desa, yakni Desa Jinanten dan desa Joho, Sedangkan untuk sementara tugas sekdes di ampu oleh Kepala desa dan perangkat desa.

Unit 1 PLTU Sluke Tahap Ujicoba Kapasitas Penuh

Rembang-Walau selama hampir 4 tahun lamanya proses pembangunan proyek LTU Sluke Rembang belum juga selesai 100 persen, namum Unit 1 PLTU Sluke selama 15 hari terhitung 9 sampai 24 Maret sudah masuk tahap ujicoba. Sehingga menambah pasokan produksi listrik setiap satu jam sekali. Dan Selama 4 hari berikutnya masuk tahap kapsitas full capacity/ kapasitas penuh.


Manajer Sektor PLTU Sluke, Slamet Riyanto mengatakan, saat ini Unit 1 pembangkit listrik tengah masuk puncak ujicoba, dan berproduksi selama 96 jam non stop, atau selama 4 hari terhitung Jumat 25 Maret hingga Senin 28 Maret. Ternyata hasilnya sukses, sehingga mulai hari ini selasa sudah mampu menambah kebutuhan pasokan listrik konsumen PT PLN di Jawa-Bali. Sedangkan untuk Unit 2, baru diujicobakan awal April depan, dan dijadwalkan pertengahan tahun ini keduanya sudah beroperasi secara lancar. .


Menurut Slamet, produksi listrik PLTU Sluke setelah masuk Gardu Induk, kemudian didistribusikan ke Gardu Induk Rembang dan Pati. Dari Gardu Induk Rembang disalurkan ke wilayah Selatan, sedangkan dari gardu Induk Pati disalurkan ke barat, termasuk Kudus, Semarang dan sepanjang kota di pantura Jawa.


Slamet mengakui, dalam beberapa kali uji coba pembangkit listik memang ditemui kendala, baik tekhnis dan non tekhnis. Namun berkat langkah cepat antisipasi perbaikan, akhirnya siap dioperasionalkan.

Ia menambahkan proyek PLTU Sluke-Rembang memiliki kontrak US$ 338,8 juta, setara Rp 2,47 triliun. Pada 21 Maret 2007 dilakukan penandatanganan perjanjian pekerjaan proyek dengan konsorsium perusahaan konstruksi asal Malaysia, PT Zelan Primayana yang bermitra dengan PT Tronoh yang kemudian melebur, menamakan diri PT ZPT. Mega proyek yang sedianya selesai dikerjakan akhir tahun 2009 lalu, ternyata hingga Januari 2011 tak kunjung usai, menjadikan pengoperasiannya molor dari jadwal yang ditentukan.


Akibat molornya progres pembangunan proyek PLTU, PT ZPT selaku rekanan dikenakan klaim oleh PT PLN.. Besaran denda sebesar 0,5% dari nilai proyek, namun nilai totalnya tidak boleh lebih dari 10%.

Penghijauan Turus jalan Sale-Mrayun

Sale-Muspika Kecamatan Sale bersama dengan warga dan Perum perhutani KPH Kebon harjo baru-baru ini mengadakan kegiatan penghijauan di sepanjang turus jalan dari sale menuju Mrayun sepanjang 4 kilometer. Penghijauan ini merupakan rangkaian kegiatan Jumat bersih yang di lakukan pihak kantor Kecamatan Sale dalam rangka mendukung progam pemerintah menanam 1 miliar pohon.


Camat Sale Sunarto mengatakan, sebanyak 300 bibit pohon mahoni bantuan dari Perum perhutani KPH Kebon Harjo di tanam di sepanjang turus jalan sale- Mrayun. Bantuan ini merupakan wujud mendukung progam pemerintah dan komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan.


Diungkapkan, banyak manfaat dengan adanya program penanaman penghijauan di sepanjang jalan Sale-Mrayun di antaranya sebagai peneduh jalan dan menjaga talud jalan agar tidak mudah longsor. Sebagai tindaklanjutnya harus ada pemeliharaan dalam kegiatan penghijauan tersebut agar tidak sia-sia. Terutama peran penting warga untuk menjaga keberadaan pohon dan memperhatikan kelangsungan hidup pohon yang ditanam.

Sosialisasi Administrasi Pengarusutamaan Gender

Kaliori-46 ketua dan bendahara tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan dan Keluarga (PKK) dari 23 desa di wilayah kecamatan Kaliori, hari senin mengikuti sosialisasi administrasi Pengarusutamaan Gender (PUG) tahun 2011 di pendopo kecamatan setempat. Materi sosialisasi berupa petunjuk operasional PUG dan administrasi keuangan PUG, dengan narasumber dari Badan Pemberdayaan masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) kabupaten Rembang dan tim penggerak PKK kabupaten.


Sekretaris tim penggerak PKK kecamatan Kaliori-Sri Hartini mengatakan, sosilasisasi dielar agar pengurus tim penggerak PKK di tingkat desa terampil dalam membuat administrasi pengajuan penggunaan dana dan administrasi laporan pertanggungjawaban. Pasalnya proses pencairan dana PUG tahun 2011 berbeda dengan tahun sebelumnya, Karena terpisah dengan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD).


Sri Hartini mengungkapkan, alokasi dana PUG pada tahun ini sebesar 3,5 juta rupiah per desa. Dana tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan yang berkaitan dengan 10 program pokok PKK di tingkat desa.

Senin, 28 Maret 2011

Pokdakan “Sukowati” Panen Udang

Sluke-Bupati Rembang H.Moch Salim Kemarin menyaksikan panen Udang Vanamei kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) “Sukowati” dari Desa Sluke Kecamatan Sluke.


Budidaya udang sebelumnya sempat menjadi primadona masyarakat pesisir termasuk di Kabupaten Rembang. Namun sejak tahun 90-an sampai awal tahun2000-an semakin ditinggalkan oleh masyarakat petani tambak karena rentan terserang penyakit, sehingga menyebabkan gagal panen dan petani tambak mengalami kerugian.


Bupati Rembang H.Moch Salim ketika memberikan sambutan mengatakan, bantuan pemerintah yang diberikan kepada masyarakat hanya bersifat stimulan. Kuncinya ada pada kelompok tani tambak itu sendiri. Ia berharap ketika tidak diberikan pendampingan masyarakat dapat mandiri.


Bupati juga menyatakan kegembiraannya dengan adanya inovasi-inovasi baru yang sangat bermanfaat meskipun sederhana.Terutama tertarik dengan pemberian pagar terpal untuk menghindari serangan hama kepiting dan adanya rumbai-rumbai dari plastik untuk menghindari serangan burung. Ia berharap agar inovasi-inovasi terus dilakukan seperti yang sedangkan dikembangkan di Kabupaten Rembang yaitu budidaya ikan dengan sistem herbal yaitu memberikan stimulan kepada ikan agar mampu menyerap nutrisi makanan dengan baik.


Sementara itu Suyanto ketua Pokdapan “Sukowati” mengatakan, dipilihnya udang vanamei karena mempunyai beberapa keunggulan, yaitu lebih tahan dari serangan penyakit dan umur pemeliharaan lebih pendek.Udang dengan ukuran 48 dapat di panen dalam 100 hari, sedangkan udang windu membutuhkan waktu 4 bulan untuk mencapai ukuran tersebut. Selain itu menurut Yanto ketika udang berusia dua bulan dan mengalami stress atau serangan penyakit, udang masih bisa dipanen dan menghasilkan keuntungan.


Yanto menjelaskan, panen udang kali ini dilakukan di tambak milik salah satu anggotannya yaitu wiji dengan luas kolam 4000 m2 diperkirakan mencapai 3 ton. Harga udang vanamei mencapai Rp 53.000 –Rp 55.000/Kg. untuk satu kolam dengan luas 3000 – 4000 m2 membutuhkan biaya pemeliharaan mencapai Rp 80-90 juta.


Selain Bupati, hadir kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jateng Subagyo, Kepala Balai Besar Perikanan Air Payau Jepara I Made Suta dan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang Ir Suparman MM.

Kades Kebloran dilantik

Rembang-Kades terpilih Desa Kebloran kecamatan Kragan Hari jumat dilantik dan diambil sumpahnya, oleh Asisten I Setda Rembang mewakili Bupati. Pelantikan yang berlangsung di Ruang Asisten I dihadiri Kabag tata pemerintahan, Kabag hukum, Kabag Humas, Muspika Kecamatan Kragan, BPD, LPMD, tokoh pemuda dan perangkat desa setempat.


Bupati H. Moch salim Dalam pesannya yang disampaikan Oleh Asisiten I setda Rembang Subakti berharap kepala desa yang baru agar dapat menjalankan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya. Ada 3 pesan yang disampaikan, yakni hendaknya Kepala Desa dapat mengelola aspirasi masyarakat secara bijak, menjaga kebersamaan masing-masing pendukung, menciptakan suasana kondusif pasca Pilkades dan menjalankan amanah warga dengan sebaik-baiknya.


Ke dua, melakukan konsolidasi internal guna membangun pemerintahan desa yang proporsional untuk memacu tumbuhnya kemandirian, pemberdayaan dan partisipasi masyarakat, sehingga kedepan diharapkan bisa menunjang kelancaran pelaksanaan tugas yang ada di desa. dan ke tiga senantiasa berusaha meningkatkan kapasitas diri dalam mengantisipasi perkembangan yang terjadi di desa maupun perkembangan secara global untuk kemajuan desa.


Sebelumnya Kasmudi, calon tunggal kepala desa pada pilkades Kebloran Kecamatan Kragan tanggal 21 maret 2011 memenangi pilkades melawan bumbung kosong.


Pelaksanaan pilkades yang diikuti 1997 Pemilih berjalan aman dan lancar. Dari hasil proses perhitungan suara melawan bumbung kosong Kasmudi memperoleh 1.443 suara, bumbung kosong sebanyak 14 suara, suara rusak 87 suara, serta sebanyak 427 suara pemilih tidak hadir.

Pemkab Siapkan Raperda Penyertaan Modal BUMD

Rembang-Pemkab Rembang Serius dengan rencana penyertaan modal ke sejumlah BUMD, Untuk itu telah disiapkan rancangan peraturan daearah (Raperda), dan tinggal diajukan ke DPRD untuk dibahas.


Kepala Bagian Hukum Setda Rembang Agus Salim menyebutkan, raperda penyertaan modal bagi BUMD akan diajukan bersamaan dengan 12 raperda lain yang diusulkan pemerintah kabupaten Rembang pada tahun ini, sekaligus 6 raperda inisiatif yang diusulkan DPRD Rembang. Perda penyertaan modal bagi BUMD mengacu Permendagri No 13 tahun 2006. Dimana Permendagri tersebut menjelaskan, untuk penyertaan modal tidak boleh langsung begitu saja melalui APBD, melainkan harus menggunakan aturan Perda. Karena itu penyertaan modal perlu didukung Perda, sehingga memiliki dasar hukum yang kuat.


Menurut Kabag Hukum, dalam draf Raperda yang sedang disusun, sebanyak delapan BUMD yang ada di Kabupaten Rembang akan mendapat penyertaan modal. Namun dipisah antara BUMD yang murni milik pemerintah kabupaten Rembang seperti, PDAM, PT RBSJ, PD Bank Pasar, Apotek Daerah, Percetakan Daerah. dan BUMD yang merupakan milik bersama pemerintah Propinsi namun Pemkab Rembang ikut menyertakan modal seperti, PD BPR BKK Lasem, PD BKK Kaliori dan PT Bank Jateng.


Ditambahkan, awal bulan depan Raperda penyertaan modal BUMD akan dikirim ke Dewan, selanjutnya dilakukan pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif. Dalam raperda tersebut pemerintah kabupaten Rembang mengajukan penyertaan modal mencapai 53,5 miliar rupiah. Namun belum bisa dipastikan apakah akan disetujui semua, karena menunggu kesepakatan dengan dewan.

PLTU Sluke Santuni Ribuan Anak Yatim

Sluke-PLTU Sluke desa Leran hari minggu mengundang ribuan anak yatim piatu dan kaum dhuafa, untuk mendapatkan santunan.


Ketua Panitia sekaligus Eksekutif HRD PT Zeelan Primayana Tronoh (ZPT), Hendra mengatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud syukur karena Unit 1 PLTU sudah beroperasi penuh sejak Jumat tanggal 25 Maret.


Sementara Poject Director PT ZPT, I Sumantara Made Pinantih menyampaikan, PT ZPT merupakan sebagai penanggung jawab pembangunan proyek PLTU Sluke Rembang, mulai melakukan pembangunan pada awal tahun 2007 lalu. Namun ternyata proyek tersebut baru diselesaikan awal 2011. Pasalnya banyak ditemui kendala, namun molornya penyelesaian pembangunan masih dalam batas yang wajar.


Diakuinya, untuk menyelesaikan proyek pembangunan PLTU berkapasitas 2 X 315 mega watt memang perlu bekerja ekstra keras dan banyak ditemui kendala baik teknis maupun non teknis dalam pengerjaanya. Namun patut disyukuri karena sudah selesai 100%, saat ini sedang dalam masa perawatan dan Unit 1 sudah operasional penuh.


Terpisah, Kepala Divisi Kontruksi Jawa-Bali PT PLN, Hengki Heru Basudewo menyatakan, dengan mulai beroperasinya Unit 1 PLTU Rembang, diharapkan meringankan beban perusahaannya selaku penyedia kebutuhan listrik warga. Karena kekurangan pasokan listrik jaringan Jawa-Bali terbantu dengan beroperasinya PLTU Sluke.


Sedangkan Camat Sluke, Abdullah pada kesempatan tersebut mewakili masyarakat setempat mengatakan rasa terimakasih dengan adanya kegiatan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, berupa sembako untuk 2.000 orang. Bantuan diterima dengan penuh suka cita karena setidaknya meringankan beban warga memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Warga Pragen Buka akses jalan setapak.

Pamotan-Warga Desa Pragen Kecamatan Pamotan bersama dengan jajaran Komando Resort Militer (Koramil) 09 Pamotan, baru-baru ini mengadakan gugur gunung (kerja bakti) membuat jalan baru sepanjang 1 kilometer dengan lebar 2,5 meter. langkah ini dilakukan untuk membuka akses jalan setapak yang menuju areal pertanian, agar bisa di lalui kendaraan roda 4 maupun roda 2 untuk mengangkut hasil pertanian.


Komandan Kodim 0720/Rembang, melalui Danramil Pamotan Wajiyana Menjelaskan, kerja bakti ini merupakan langkah nyata dari warga dan Koramil Pamotan untuk membangun sarana jalan yang di peruntukkan bagi warga, semangat kebersamaan ini merupakan implementasi manunggalnya Koramil Pamotan dengan warga Desa Pragen.


Terpisah Kades Pragen Ali Sodikin menjelaskan, Hasil dari gugur gunung ini warga berhasil membuka akses jalan menuju areal pertanian. Kondisi jalan sebelumya, merupakan jalan setapak yang sulit di lalui kendaraan roda 2 maupun roda 4. Dengan harapkan petani tidak mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil pertanian.


PKBM Bina Usaha Sejahtera dilaunching

Kaliori-Sekretariat Pusat kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) Bina Usaha Sejahtera kecamatan Kaliori, hari sabtu diresmikan. Peresmian dilakukan kasi kesetaraan dinas pendidikan kabupaten Rembang-Taswadi mewakili kepala dinas pendidikan kabupaten Rembang.


Taswadi dalam sambuatannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi atas kepindahan sekretariat PKBM . sekretraiat PKBM sebelumnya berada di desa dresi Wetan dan pindah ke Desa Maguan dengan menempati eks gedung SD negeri Maguan 2.


Ia berharap kepindahan sekretariat PKBM di tempat yang baru nantinya bisa melaksanakan fungsinya untuk mengakomodasi kepentingan pendidikan luar sekolah (PLS) . Meliputi kejar paket A, kejar paket B, kejar paket C, Pendidikan Anak Usia Dini, keaksaraan fungsional (KF) dan life skill.

Kepala UPT Dinas Pendidikan kecamatan Kaliori-Temok Kuswoyo berharap dengan adanya gedung sekretariat yang baru, Pendidikan Luar Sekolah di wilayah kecamatan Kaliori bisa menjadi barometer di kabupaten Rembang.

Kesadaran Warga Miliki SIM Rendah

Rembang-Dari pantauan selama kurang lebih 4 bulan kesadaran warga dinilai sangat rendah dalam kepemilikan Surat ijin Mengemudi (SIM). Dari beberapa kasus kecelakaan lalulintas di jalan raya yang melibatkan pengendara sepedamotor, kebanyakan korban tidak memiliki persyaraan penting tersebut.


Kasat Lantas Polres Rembang AKP Maryadi menyebutkan, dari pengakuan korban kecelakaan, mereka banyak yang tidak memiliki SIM. Kenyatan tersebut menjadi keprihatinan tersendiri, bahkan dalam catatan bagian pengurusan SIM dalam sehari jumlah warga masih minim untuk mencari SIM, tercatat paling banyak 8 orang.


Melihat kenyatan itu, AKP Maryadi menyatakan akan menindaklanjutinya dengan terjun langsung ke tengah masyarakat guna mensosialisasikan kepemilikan SIM disekolah.. Ditegaskan, mencari SIM itu mudah dan murah. Cukup membawa KTP berikut fotocopy-anya, kemudian mengikuti rangkaian test, anggota satlantas sendiri tidak akan mempersulit warga.


Lebih lanjut diungkapkan, untuk meningkatkan kesadaran warga memilki SIM, jajaranya akan mengadakan giat operasi terus menerus. Baik di jalan utama pantura maupun jalan antar kecamatan,sehingga pengendara yang belum memilki SIM jera karena sering kena tilang, akhirnya memutuskan memiliki SIM..


AKP Maryadi menambahkan, pemilik kendaraan bermotor harus paham, mengerti dan mengimplementasikan safety riding. Antara lain memakai helm pengaman, mengenakan sabuk pengaman, kaca spion lengkap, mengurangi kecepatan ketika berada di persimpangan jalan, sepeda motor memenuhi aturan light on, kendaraan berat dan sepeda motor serta sepeda menggunakan lajur kiri dan semua pengguna jalan harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Diseruduk Bus, Satu Korban Luka Berat

Rembang-Nasib malang dialami Sukarno (50) dan Suparmi (45), pedagang sayur mayur warga RT 1-RW 2 Kelurahan Kutoharjo Kecamatan Rembang. Pasangan suami istri tersebut menjadi korban laka karambol di jalur pantura Rembang, masuk kawasan Kelurahan Pacar, pada Sabtu malam.


Dari keterangan Korban Suparmi, kejadian bermula saat mereka hendak pulang usai berbelanja bahan dagangan sayur mayur dari Semarang, mengendarai mobil pickup L 300 bernomor polisi K 1695 HD yang dikemudikan suaminya.


Sesampai di lokasi kejadian, kendaraan yang mereka naiki tiba-tiba diseruduk bus Jaya Utama nomor polisi L 7009 UP dari belakang. Akibat kerasnya benturan, mobil oleng ke kanan dan saat bersamaan dari arah berlawanan melintas truk tronton bernopol DK 9599 AZ bermuatan cat. Jarak dua kendaraan terlalu dekat sehingga musibah tak dapat dihindari.


Ia dan suaminya menderita luka parah, oleh warga kemudian dilarikan ke rumah sakit daerah Rembang. Sedangkan suaminya karena menderita luka yang parah, akhirnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Pati.


Aparat Satlantas Polres Rembang yang datang tak lama setelah kejadian segera melakukan olah TKP. Kemudian semua kendaraan yang terlibat laka karambol diamankan ke Makolantas berikut pengemudi bus dan truk.


Dari pengakuan Masnan (35) warga desa Dempet Kec/Kab Demak pengemudi bus Jaya Utama, Ia tidak melihat ada kendaraan pick up berada di depannya. Ketika jarak sudah begitu dekat, dia kaget dan berusaha membanting setir kekiri, namun kecelakaan tak dapat dihindari. Saat itu kendaraan melaju dengan kecepatan rendah, apalagi sedang hujan deras sehingga cukup berhati-hati.

Jumat, 25 Maret 2011

Bupati Komitmen tingkatkan infrastruktur jalan antar kecamatan

Rembang-Pemkab tetap akan melanjutkan program Empat Pilar strategis pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komitmen ini disampaikan Pasangan bupati dan wakil bupati Rembang H. Mohammad Salim dan Haji Abdul Hafidz. Salah satunya adalah menindaklanjuti peningkatan infrastruktur jalan antar kecamatan di 14 kecamatan.


Bupati mengatakan, salah satu pembangunan infrastruktur yang akan dibangun diantaranya pelebaran jalan antar kecamatan, di antaranya desa Sekarsari kecamatan Sumber sampai dengan desa Landoh kecamatan Sulang.


Bupati menerangkan, selain itu pemkab Rembang juga akan memperbaiki jalan yang rusak antara desa Jadi menghubungkan desa Sumber dan jalan desa Megulung-Kedung asem yang digunakan sebagai jalur alternatif pada waktu putusnya jembatan desa Megulung, pada tahun 2010 lalu.

Temuan TB masih rendah

Rembang-Temuan Tuberculosis TB di kabupaten rembang hingga akhir 2010 dari prediksi kasus temuan sebanyak 644 hanya ditemukan 279 pasien atau 43 persen. Dari temuan ini 62 persen kelompok produktif dan 15 persen kelompok anak-anak. Hal tersebut disampaikan oleh kepala Dinas kesehatan Kabupaten rembang Sutedjo pada kegiatan seminar percepatan TB hari TB sedunia kerjasama balai kesehatan paru masyarakat (BKPM) wilayah pati hari kamis dilantai IV kantor Bupati.


Sutejo mengatakan, berdasarkan hitungan teori yang ditetapkan, setiap 1000 penduduk diprediksi ada satu penderita bakteri Tahan Asam (BTA positif ). Dengan jumlah Penduduk Rembang sekitar 600.000 Jiwa, kalau dihitung total diperkirakan tahun 2010 bisa menemukan BTA positif sebanyak 600 Jiwa. Namun baru ada temuan 279 sehingga capaian di Kabupaten Rembang masih Rendah.

.

Sementara prosentase lainnya yang belum ditemukan mempunyai potensi menularkan atau belum terobati dengan baik. Sehingga menjadi permasalahan tersendiri.


Salah satu penyebabnya menurut Sutejo adalah adanya masalah klasik yakni promosi maupun kemitraan yang kurang. Selain itu kompleksitas permasalahan kesehatan terkait dengan kemiskinan, jumlah penduduk, maupun lainnya juga menjadi kendala tersendiri.


Sebagai langkah menanggulanginya, Dinas kesehatan Rembang tahun 2011 ini mengupayakan promosi aktif dengan mengoptimalkan peran Puskesmas, puskesdes dan bidan desa. Sebagai sarana penunjang Dinas kesehatan sudah memiliki standarisasi prasarana kesehatan lengkap baik dipuskesmas, Poliklinik dan rumah sakit .

Perketat Pengamanan PSIR Melawan Persebaya

Rembang-Polres Rembang akan memperketat pengamanan laga PSIR menjamu Persebaya pada hari Selasa 29 Maret mendatang. Langkah tersebut untuk mengantisipasi kedatangan suporter Persebaya yang dikenal dengan istilah bondo nekad (Bonek).


Menurut keterangan Kapolres Rembang AKBP Adhi Fandy Ariyanto, dalam laga ini Polres akan meminta tambahan satu peleton pasukan Brimob dalam upaya pengamanan stadion Krida Rembang. Pengamanan ekstra ketat juga menindaklanjuti instruksi Kapolda Jawa Tengah.


Langkah pengamanan lain yang ditempuh yakni pada hari Jumat ini memanggil pewakilan suporter Persebaya Bonek Mania ke Rembang, dipertemukan dengan kelompok suporter setempat. terkait perlunya adanya kesepahaman antar suporter tuan rumah dan tim tamu untuk saling menjaga ketertiban, baik sebelum-saat dan khususnya setelah pertandingan usai.


Sementara Ketua Panpel Pertandingan Siswanto menjelaskan, panpel terus melakukan perbaikan dan pembenahan stadion untuk persiapan partai PSIR menjamu Persebaya. Kondisi lapangan, penataan pintu masuk dan keluar stadiun, pengaturan tempat duduk akan terus ditata.


Ditambahkan, mengingat laga penuh gengsi itu rencananya akan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi, maka panpel berupaya melakukan persiapan secara matang dan berusaha keras mengantisipasi pengamanan. Agar berjalan lancar, tertib dan menghindari adanya kerusuhan.

Kwarcab Rembang tingkatkan eksistensinya

Kwarcab Rembang tingkatkan eksistensinya

Rembang-Kwarcab Rembang tahun ini akan terus meningkatkan eksistensinya dengan menindaklanjuti semua program yang telah digalakkan pada tahun tahun sebelumnya. Selain menangani masalah kepramukaan. Kwarcab Rembang juga akan mengoptimalkan semua program yang dilaksanakan selama ini. Terutama kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat luas. Diantaranya yang sudah berjalan yakni pengembangan kegiatan ekonomi dan kegiatan sosial.


Ketua Kwarcab Rembang yang juga ketua DPRD Rembang Sunarto mengungkapkan, untuk kegiatan pengembangan ekonomi, dilakukan dalam bentuk pendirian koperasi bernama Tri satya Koperasi, dan sudah beroperasi selama 3 tahun. Sejauh ini secara bertahap sudah mengalami kemajuan yang cukup siginifikan. Program yang sudah digalakkan diinternal kwarcab baik bidang ekonomi, pramuka maupun sosial diharapkan untuk selalu terus ditingkatkan..


Ditambahkan oleh Sunarto, masih mengenai eksistensi program Kwarcab Rembang, sesuai dengan semboyang yang diterapkan selama ini yakni ihklas bhakti bina bangsa berbudi bawa laksana. Kwarcab Rembang akan selalu berkomitmen mengoptimalkan semua kegiatan ditengah masyarakat. Kwarcab Rembang selain terjun dibidang kepramukaan dan ekonomi juga sering melakukan kegiatan kegiatan sosial. Seperti pemberian santunan kepada fakir miskin dan yatim piatu serta pemberian bantuan terhadap korban bencana alam.


Kwarcab Rembang akan semakin eksis dan manfaatnya benar benar dapat dirasakan oleh masyarakat, apabila eksistensinya mendapat dukungan semua pihak.


Sementara itu menjelang digelarnya lomba pesta siaga ditingkat Bin Wil Pati tanggal 28 maret mendatang. Jajaran kwarcab Rembang dan para guru pembina sejauh ini sudah melakukan berbagai persiapan. Dari Kwarcab Rembang untuk barung putra akan diwakili oleh Kwaran Pamotan dan Kwaran Sumber. Sedangkan untuk barung putri diwakili oleh Kwaran Sale dan Kaliori.

Identifikasi Desa Binaan

Sarang-Rombongan tim identifikasi desa unggulan dan desa binaan tim penggerak Pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) kabupaten Rembang, kemarin mengunjungi desa Pelang Kecamatan Sarang, Tujuannya melakukan Identifikasi kelembagaan, pendidikan, kesehatan, sosial dari tim penggerak PKK desa.


Sekertaris TP PKK Kecamatan Sarang Sri Lestari mengatakan, identifikasi di lakukan untuk memotret kondisi awal desa binaan dengan kondisi akhir waktu evaluasi desa unggulan. Dipilihnya desa Pelang sebagai desa binaan karena desa bersangkutan memiliki keunggulan tersendiri di bandingkan dengan desa lainya, yakni semua kegiatan yang di laksanakan TP PKK desa Pelang sudah terjadwal dengan baik seperti administrasi PKK desa tertata dengan baik, serta kegiatan sosial juga berkembang dengan baik, misalnya penanganan pos yandu lansia, sehingga pantas menjadi potensi untuk mendorong pemerintah desa dan masyarakat dalam meningkatkan pembangunan di desa.


Terpisah Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Sarang Kunardi mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat agar mampu merubah desa Pelang menjadi desa yang bisa memberdayakan masyarakat, dan tidak terjadi adanya ketimpangan ekonomi di masyarakat.


Kepada perangkat desa dipesan supaya tertib administrasi, memberikan pelayanan prima dan meningkatkan pembangunan di desa sehinga bisa berprestasi. Selain mengunjungi desa Pelang, Rombongan tim identifikasi desa unggulan dan desa binaan juga mengunjungi desa Gunungmulyo.


Siap mendulang sukses lunas PBB

Sumber-Kecamatan Sumber ingin mengulang prestasi menjadi kecamatan yang pertama kali lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun 2011. Pasalnya sejak tahun 2008 hingga tahun 2010 lalu, kecamatan Sumber selalu menjadi kecamatan yang tercepat lunas PBB nya dari 14 kecamaatan yang ada di kabupaten Rembang. Hal itu disampaikan oleh pelaksana tugas camat Sumber-Sukandar.


Sukandar yang juga sekretaris camat Sumber mengatakan, gagasan dan komitmen itu telah didukung oleh kepala desa dan pihaknya sudah membagikan Surat Penagihan Pajak Terutang (SPPT) PBB kepada kepala desa.


Dijelaskan berdasarkan pagu yang ada, kecamatan Sumber pada tahun 2011 ini mendapatkan kuota 429 juta rupiah lebih dari 27 ribu lebih bidang yang ada dari 18 desa.