Kamis, 08 September 2011

Pedagang pesta syawalan mengaku sepi pembeli

Rembang-Hari rabu kemarin merupakan puncak pesta syawalan. Umumnya banyak pengunjung yang memadati Lokasi Taman rekreasi pantai kartini, seputar jalan kartini dan di Sekitar pelabuhan Tasik Agung. Pengunjung sebagian besar datang dari pelosok pedesaan bahkan datang dari luar kota seperti kabupaten Blora, Pati, Tuban bahkan kabupaten Purwodadi.


Salah satunya Pandu pengunjung asal Purwodadi yang menyempatkan syawalan di Pantai Kartini rembang. Dia menuturkan sudah beberapa tahun ini bersama keluarga menyempatkan diri berkunjung ke Rembang untuk menyaksikan Pesta syawalan. Menurutnya dalam perkembangannya pesta syawalan di pantai Kartini Rembang sudah mengalami kemajuan yang pesat, karena telah banyak memiliki fasilitas hiburan dibanding beberapa tahun sebelumnya.


Pada kegiatan pesta syawalan tak ketinggalan dimanfaatkan para pedagang musiman yang mangkal untuk mengais rejeki. Namun dari pengakuan beberapa pedagang, pendapatan tahun ini dianggap sepi dibanding tahun sebeumnya.


Salah satunya keterangan Marfel pedagang pakaian di jalan kartini yang mangkal setiap tahun sekali. Padahal untuk menyewa kaplingnya cukup mahal. Terpaksa Dia tetap berusaha meraup rejeki untuk menutup kekurangannya.


Hal Senada juga dikatakan Zulkifli pedagang boneka yang mangkal di jalan kartini, dari pengakuannya pendapatan tahun ini tidak seramai tahun lalu. Kalaupun pengunjung banyak tetapi daya belinya kurang.


Zulkipli mengatakan, sepinya pembeli dimungkinkan karena semakin banyak kebutuhan masyarakat, disamping itu karena banyak petani yang gagal panen sehingga berdampak pada daya beli pengunjung juga ikut berkurang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.