Thursday, 28 April 2016

Tempat Hiburan Dan Rutan Disisir BNNP Jateng


Napi dan tahanan kasus sabu sasaran utama penyalahgunaan dan peredaran narkoba di rutan 


Pengunjung dan wanita pemandu lagu wajib jalani tes urine saat dirazia


Rembang-Tim Gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Polres Rembang dan Sub Den Pom IV/3-1 Blora menggelar operasi penyalahgunaan narkoba dengan sasaran sejumlah tempat hiburan kafe karaoke yang ada di Kabupaten Rembang. Selain menggeledah isi ruangan, aparat juga mengadakan tes urine dan pupil mata baik kepada pengunjung maupun para wanita pemandu lagu.

Rabu malam (27/04)  hingga dini hari tim gabungan sedikitnya mendatangi  4 lokasi tempat karaoke. sebagai sampel,  dimana operasi dipimpin oleh AKBP Agung Wibowo selaku Kabid Penindakan BNNP Jateng. Diikuti oleh Waka Polres Rembang Kompol Pranandya Subiyakto, Kabag Ops Kompol Yohan Setiajid, Kasatres Narkoba AKP Bambang Sugito, Kasat Sabhara AKP Binuka, melibatkan 2 anggota Sub Den Pom IV/3-1 Blora, BNNP Jateng 17 personil dan anggota Polres Rembang 33 personil.

AKBP Agung Wibowo usai operasi menjelaskan pemeriksaan menyeluruh termasuk ditujukan pengunjung maupun para pekerja di kafe karaoke, hasilnya tak dijumpai peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Data hasil pemeriksaan yaitu di kafe karaoke California ditest 18 orang kafe karaoke Maya 16 orang dan kafe karaoke Pallapa 17 orang, ke semuanya berada di Kecamatan Rembang.

Adapun di kafe karaoke JNT Kecamatan Sulang dites 20 orang yang hasil keseluruhan tidak terdapat pelanggaran maupun penyalahgunaan narkoba.


Esok harinya tim gabungan BNNPT Jateng dan Polres Rembang giliran melakukan tes urine dadakan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rembang, dipimpin AKBP Agung Wibowo didampingi Ka Rutan Suyatno. Bukan hanya napi dan tahanan saja yang menjalani tes urine, seluruh karyawan juga turut melakukannya dengan tujuan untuk antisipasi penggunaan narkoba di kalangan pegawai rutan.Kesemuanya hasilnya dilaporkan negatif . (heru budi s)

BKL Lestari Mendapat Penilaian Dari Tingkat Provinsi


Tim Penilai Bersama Ny Bayu Andriyanto dan Kepala BPMPKB   Rembang Melihat Produk Hasil BKL Lestari


Tim Penilai Lakukan Penilaian Secara Interview Dengan   Pengurus BKL Lestari

Bulu –kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) Lestari desa Bulu kecamatan Bulu kemarin (27/4) mendapat penilaian dari  tim penilai BKL dari tingkat provinsi. Tim penilai yang berasal dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dan Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah memberikan penilaian secara langsung meliputi berbagai aspek, mulai dari tertib administrasi, kepengurusan, inovasi program, dan keberhasilan program.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) kabupaten Rembang Dwi Wahyuni mengatakan, BKL Lestari  mulai dibentuk pada tahun 2003, sebelumnya sudah menjadi juara dalam seleksi tingkat kabupaten. Dan kali ini dipercaya mewakili Rembang maju ke tingkat provinsi setelah masuk penilaian nominasi tiga besar.

            Dikatakan, dengan adanya event seperti ini akan dapat menambah semangat kelompok – kelompok BKL yang memang dibentuk guna memberi kesempatan kepada para lansia untuk membuktikan bahwa dalam usia lanjut mereka masih bisa berdaya guna.

Selain itu juga sebagai wujud penyadaran kepada masyarakat khususnya bagi keluarga yang di dalamnya mempunyai anggota yang berusia lanjut agar merubah pola pikir dimana dulu menyebut orang tua adalah beban menjadi orang tua adalah inspirasi keluarga dan mampu memberikan peran dalam keluarga dan masyarakat. 

            Hal ini telah dibuktikan oleh BKL Lestari yang sejauh ini selalu aktif berkegiatan seperti mengadakan senam bersama, posyandu lansia, berkebun, pengembangan bakat minat para anggota seperti membentuk grup khadroh, menciptakan lagu, menciptakan karya sastra seperti geguritan, bahkan memproduksi barang-barang yang mempunyai nilai ekonomi seperti sapu lidi, makanan, dan sebagainya. 


Melihat semangat dan antusias BKL Lestari, sangat diharapkan kelompok tersebut mampu sabet juara pertama tingkat provinsi.(Warih puspita arum)

Ajang Pameran Buku Tolok Ukur Pertumbuhan Minat Baca Warga



Ka Kantor Parsip dan PDE Edi Winarno harap transaksi tahun ini  meningkat

            Rembang-Kantor Perpustakaan, Arsip dan Pengolahan Data Elektronk (Parsip dan PDE) Kabupaten Rembang mulai 28 April sampai dengan 4 Mei mendatang menggelar pameran buku di Balai Kartini. Nilai transaksi menjadi tolok ukur pertumbuhan minat baca warga Rembang, tahun lalu naik 15 persen dari sebelumnya mencapai Rp500 juta dan diharapkan kali ini lebih tinggi lagi.

            Kepala Kantor Parsip dan PDE Edi Winarno) menginformasikan pameran melingkupi 53 stand hasil kerja sama dengan 200 penerbit. Buku yang ditampilkan cukup variatif terdiri fiksi, pelajaran, agama, sejarah dan lainnya. Ajang ini diadakan untuk mendekatkan warga mendapatkan bahan bacaan baik karya penulis dalam negeri maupun terjemaahan yang ditulis orang asing.

Lanjut Edi Winarno minat baca buku di kalangan masyarakat saat ini makin lama terus berkurang seiring kemajuan tekhnologi yang memudahkan seseorang mengakses dari inernet yang sebenarnya berbiaya mahal dibanding membeli bacaan cetak. Untuk itu perlu diantisipasi melalui ajang pameran buku yang mayoritas merupakan karya anak bangsa sendiri, bahkan para penerbit memberikan suport dengan memberlakukan potongan harga hingga 70 persen agar terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. 
  
Disingung rasio ideal buku dan pembaca untuk lingkup perpustakaan, Edi Winarno jelaskan mestinya berbanding 1:1 atau satu buku untuk satu orang, sedangkan di Indonesia tercatat 1:5 atau satu buku dibaca lima orang. Disampaikan pula  ajang pameran buku sekaligus bermanfaat untuk mengetahui pertumbuhan minat baca masyarakat .


Ditambahkan, untuk meramaikan pameran buku pasti disertakan aneka lomba dan hiburan untuk sebagai daya pikat animo mengunjungi. Selain itu pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk menjadwalkan siswa di 14 kecamatan datang menyaksikan ribuan buku yang dijual murah di Balai Katrtini. (heru budi s)

Latih kemandirian anak lewat lomba


Anak-anak mengikuti gebyar Paud di Kecamatan Sumber

Sumber -Himpunan Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) kecamatan Sumber, kemarin (27/4), menggelar lomba gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kegiatan yang digelar di kompleks balai desa Sumber diikuti oleh  7 tim.

Ketua panitia- Siti Umi Hasanah mengatakan digelarnya gebyar PAUD untuk meningkatkan kreatifitas anak dan melatih kemandirian, rasa percaya diri dalam diri anak serta anak bisa bekerjasama dalam tim. 

Selain itu tujuan lainnya menurut Siti Umi Hasanah untuk mencari perwakilan kecamatan Sumber dalam lomba yang sama tingkat kabupaten Rembang. Dalam gebyar PAUD pos A melombakan menempel pola, lari memindahkan bola dan memeras kelapa. Sedangkan pos B melombakan meronce rantai, memindahkan air dalam dunak dan menuang air ke dalam pralon.(Masudi)

Wednesday, 27 April 2016

Kota Rembang bersih 24 jam

Bupati menginginkan jalan protokol di kota Rembang bersih selama 24 jam 

Rembang-Berbagai  upaya-perbaikan, baik kesejahteraan masyarakat dan infrastruktur termasuk kebersihan wajah kota Rembang menjadi perhatian pemkab Rembang.

      Bupati Rembang H Abdul hafidz menginginkan jalan-jalan protokol di kecamatan Rembang  selama 24 jam bersih. Hal itu diungkapkan saat rapat koordinasi dengan jajaran PNS di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum baru-baru ini.

Untuk itu Bupati berkeinginan  kebersihan kota Rembang bisa seperti kabupaten Pati maupun Kudus. Dari pengamatannya  di kabupaten Pati kondisi kota selama 24 jam masih dalam kondisi bersih.  Terkait bagaimana caranya pihaknya  menyerahkannya kepada dinas terkait yakni  DPU untuk mengaturnya. Dicontohkan  bisa saja petugas kebersihan bekerja sehari tiga kali atau ada penambahan penambahan tenaga. 

Sementara itu Kabid Kebersihan dan Drainase DPU Kabupaten Rembang, Mukhammad Rokhim sangat mendukung keinginan Bupati tersebut agar Rembang bersih 24 jam. Di Pati memang ada tiga ship untuk jadwal bekerja petugas kebersihan, sedangkan di Rembang baru dua ship.

Langkah yang akan ditempuh oleh DPU akan membuat jadwal kerja petugas kebersihan menjadi tiga ship. Dengan Konsekuensi akan menambah jumlah tenaga, dalam hal ini Tenaga Harian Lepas (THL)

Saat ini jumlah petugas kebersihan yang bertugas membersihkan jalan-jalan protokol kota ada sekitar 33 orang. Selama ini mereka bekerja di bagi dua ship yakni pagi- siang dan siang sampai sore, jika diberlakukan tiga ship maka ada petugas yang bertugas di malam hari. ( Mufti affandi )