Jumat, 17 April 2015

Jumlah Stand Ditambah

Sugiyanto


             Rembang- Rembang Expo ditahun 2015 yang berlangsung pada tanggal 23-30 Mei, akan ada penambahan stand untuk mengakomodir pedagang yang belum memasuki area Rembang Expo.

            Kepala Bidang Perdagangan Dinperindakop Kabupaten Rembang Sugiyanto mengatakan penambahan stand sejumlah 312 stand dengan ukuran 2x2,5 per stand untuk mengakomodir pedagang kaki lima, karena ditahun kemarin  hanya ada 220 stand PKL sehingga banyak yang tidak mendapatkan stand untuk berjualan di area Rembang expo.

            Dimana 312 stand tersebut dengan rincian 170 stand untuk UMKM Kabupaten Rembang, sisanya dikelola oleh Event Organizer yang dibagi untuk PKL 56 stand, dan 86 stand untuk umum.

            Pendaftaran Rembang Expo sudah dimulai pada tanggal 6-30 April ini ,dan sudah ada 100 lebih yang mendaftar stand untuk UMKM serta ada 48 pendaftar untuk stand umum.

        Sugiyanto mengungkapkan, dari 48 pendaftar untuk umum itu tersebar dari Jogja,Semarang,Pati,Surabaya  dan tidak ada pembatasan untuk stand umum yang hanya diakomodir sejumlah 86 stand saja.

Sugiyanto menambahkan Lokasi Rembang Expo tetap di Balai Kartini dan penataanya semua di serahkan oleh event organizer ( EO ) agar tidak monoton, serta PKL yang sering berjualan didepan kantor Bupati pada saat pelaksanaan akan diakomdir masuk ke area Rembang Expo. ( yudha  )

Daftar Tunggu Tahun Lalu Telah Dituntaskan

Sebelum dipasang kerumah pelanggan, kwh meter dicek oleh petugas PLN UPJ Rembang


Rembang-Sekira 1.900 calon pelanggan baru tahun 2014 yang masuk daftar tunggu PLN UPJ Rembang telah dituntaskan pada Februari tahun ini. Sedangkan sampai dengan Maret tahun ini daftar tuggu 2015 mencapai 500an calon pelanggan.

Jarmuji, Manajer PLN UPJ Rembang menjelaskan, permasalahan calon masuk daftar tunggu lantaran hendak pasang listrik dengan daya 450 Volt, sedangkan stok terbatas dan tiap rayon dipasok secara bergilir oleh PLN APJ Kudus. Namun apabila akan pasang daya 900 Volt dipastikan paling lambat seminggu telah drealisasikan.

Menurut Jarmuji kini PLN menetapkan semua pelanggan baru menggunakan sistem pra bayar atau model pulsa listrik, namun demikian permintaan pasca bayar masih dilayani. Dalam hal ini yang mengajukan permohonan adalah perkantoran dan sekolah yang mengalokasikan biaya tagihan listrik dalam anggaran pengeluaran tahunan. 

Ditambahkan, pihaknya rata-rata per bulan melayani pelanggan baru mencapai 750 rumah tangga dengan permintaan daya listrik variatif. Sekaligus dipesan agar pelanggan baru mencermati pemasangan instalasi listrik di kediamannya,  dimana dalam hal ini dilakukan oleh biro tekhnik listrik (BTL) supaya mereka menggunakan bahan baku berkualitas dan berlabel SNI. (heru )

United Tractors Buka Kantor Support Point

Penyerahan cenderamata PT United Tractor kepada Plt Asisten Ekbang dan kesra


Rembang-Pemkab Rembang mengapresiasi pendirian kantor support point PT United Tractors di Rembang. Hal itu menandakan Kabupaten Rembang telah menjadi salah satu tujuan investor untuk berinvestasi. 

Hal tersebut disampaikan Plt Asisten Ekbang dan Kesra Setda Rembang Abdullah Zawawi  saat memberikan sambutan pada acara “Ghatering PT United Tractors Tbk” di Hotel Fave, kemarin  (16/4).

            Abdullah berharap  pendirian PT United Tractors dapat berkembang di Rembang sesuai yang diharapkan.

            Sementara itu, Sales Manager PT United Tractors, Purnomo menjelaskan, PT United Tractors yang merupakan salah satu distributor alat berat terbesar di Indonesia mempunyai beberapa alasan mendirikan Kantor Support Point di Rembang salah satunya berdirinya Pabrik Semen PT Semen Indonesia di Rembang.

            Hal lainnya adalah ketika sedang di terminal kalibaru Jakarta, dilihatnya  beberapa material tambang yang ada ternyata berasal dari Rembang. Oleh sebab itu perusahaannya memutuskan membuka kantor support point di Rembang.

            Dihadapan beberapa pengusaha dan perwakilan perusahaan seperti, PLTU Sluke, PLTU Jepara, PT SAF, Pabrik Gula Trangkil Pat disebutkan nantinya Kantor Rembang akan melayani Kabupaten se- Eks Karesidenan Pati. 
.
            Di Jawa Tengah sendiri setelah kantor PT United Tractors di Semarang dinaikan status menjadi kantor cabang, nantinya akan didirikan tiga kantor support  point dan Rembang menjadi yang pertama. Dua lainnya di Cilacap dan Yogyakarta.

Ia berharap dengan berdirinya kantor support point PT United Tractors di Rembang akan lebih mendekatkan dan mempermudah pelayanan mereka dengan konsumen.(affandi )

PNPM selesai aset perlu diselamatkan

Sosialisasi hukum di KPRI Rejeki kaliori


Kaliori-Setelah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dihentikan oleh pemerintah, namun asetnya perlu diamankan. Hal itu disampaikan oleh camat Kaliori- Mustholih dalam kegiatan sosialisasi hukum bagi pelaku PNPM dan Kelompok Simpan Pinjam Khusus Kelompok Perempuan (SPP)/ Usaha Ekonomi Produktif (UEP), di KPRI Rejeki, kemarin  (16/4).

            Mustholih mengatakan aset PNPM kecamatan Kaliori senilai 7 milyar rupiah lebih harus tetap diamankan. Pasalnya PNPM sudah selesai, namun program pemberdayaan masyarakat masih tetap berlanjut. Sehingga diharapkan para pelaku PNPM melakukan  pelanggaran  sehingga bisa terjerat masalah hukum. 

Mustholih mengharapkan agar kasus-kasus hukum yang menimpa pelaku-pelaku PNPM di kecamatan lainnnya tidak sampai terjadi di kecamatan Kaliori. 

Ditambahkan, saat ini dalam program SPP/UEP terdapat tunggakan sekitar 500 juta rupiah sudah ditangani  dengan tim verifikasi dan tim pengawas.

            Mustholih mengajak agar menghilangkan anggapan bahwa PNPM merupakan bagian dari hibah masyarakat sehingga tidak perlu dikembalikan uangnya. Perlu diingat dalam PNPM ada aturan dan petunjuk pelaksanaan bahwa peminjam sebelum meminjam sudah ada perjanjian hitam di atas putih.

            Ketua panitia- Zainudin mengungkapkan, digelarnya sosialisasi hukum agar ada pemahaman yang sama antara tim PNPM kecamatan Kaliori dengan pelaku PNPM di tingkat desa sehingga melahirkan kegiatan-kegiatan program pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

            Zainudin yang juga ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) kecamatan Kaliori menjelaskan, dalam kegiatan sosialisasi hukum dengan peserta kepala desa dan ketua kelompok SPP/UEP menghadirkan pemateri dari Kepolisian resort (Polres) rembang dan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) kabupaten Rembang.( Masudi )


Seminar Penelitian Tindakan Kelas

Seminar PTK UPT Dinas pendidikan kecamatan Kaliori


Kaliori-UPT. Dinas Pendidikan kecamatan Kaliori, kemarin (16/4), menggelar seminar Penelitian tindakan Kelas (PTK). Kegiatan yang diselenggarakan di SD negeri Purworejo diikuti sebanyak 8 penyaji materi dari perwakilan guru dan kepala sekolah dari SD negeri Tasikharjo, SD negeri Purworejo, SD 1 Gunungsari, SD 2 Gunungsari dan SD negeri Banggi.

            Kepala UPT. Dinas Pendidikan kecamatan Kaliori- Suyanto mengatakan digelarnya seminar untuk menjadikan guru profesional sesuai dengan harapan pemerintah dan seminar ini awal menuju seminar ilmiah. 

Suyanto menambahkan pihaknya mengkaji agar kedepannya pelaksanaan seminar PTK akan dilaksanakan pada hari libur sehingga tidak mengganggu jam belajar mengajar siswa.

Sementara itu salah satu penyaji Sri Rusmiyati- Guru SD negeri Tasikharjo menyampaikan sulitnya siswa menerima mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) kelas 4 tentang pemerintahan pusat.

Sri Rusmiyati mengungkapkan permasalahan itu dikarenakan sebagian peserta didik tidak menyiapkan sarana prasarana belajar secara memadai, sebagian peserta didik kurang bersungguh-sungguh dalam pembelajaran PKn, peserta didik tidak menindaklanjuti di rumah untuk mempelajari materi pembelajaran dari sekolah, kurangnya contoh keteladanan dari orang tua dan pengaruh lingkungan yang kurang mendukung terhadap peningkatan prestasi belajar. 

            Sri Rusmiayati menjelaskan untuk mengatasi hal itu dilakukan dengan menerapkan strategi pembelajaran dengan model Student Team Achievement Division (STAD)/pembelajaran dengan belajar berkelompok. Dimana penyajian kelas disajikan dengan belajar kelompok  antara 4 hingga 5, diberi kuis oleh guru dan diberi penghargaan kelompok.

         Sri Rusmiyati menerangkan manfaat dari sistem STAD adalah dapat mengembangkan potensi siswa dalam belajar sehingga prestasi belajar anak meningkat dan dapat meningkatkan kompetensi guru dan mengembangkan inovatif guru.( Masudi )