Rabu, 30 Juli 2014

Tahun 2015 jalan Kaliori Sulang ditarget mulus



Sumber-Direncanakan 2015 nanti, jalan antar kecamatan Kaliori-Sumber-Sulang, akan mulus. Untuk merealisasikannya Pemerintah kabupaten (pemkab) Rembang, telah mengucurkan anggaran  senilai 7 milyar untuk pembangunan jalan tersebut.

            Pelaksana tugas (Plt) Bupati Rembang- Abdul Hafidz, saat mengisi kegiatan di kecamatan Sumber baru-baru ini mengatakan, pemeliharaan jalan antar kecamatan, saat ini sudah dilelang. Sehingga pada bulan September akan dimulai pengerjaannya. 

            Abdul Hafidz menyebutkan dari  total panjang keseluruhan jalan  kabupaten  pada kisaran 646 kilometer, saat ini kondisinya hampir separo luasan jalan mengalami kerusakan, baik  mengalami rusak berat dan sedang. 

Untuk merealisasikan Perbaikan jalan itu, Pemkab Rembang, berjanji akan menyelesaikan di tahun anggaran 2015. Mengenai besaran  alokasi anggaran sekitar Rp 100 sampai 150 Milyar. Nantinya dana sebesar itu, khusus dipergunakan tahap penyempurnaan danperbaikan jalan rusak baik berat maupun ringan.

            Abdul Hafidz optimis nantinya tahun 2015 pengguna jalan akan nyaman melalui jalan kabupaten dan masyarakat diminta menunggu realisasinya.( Masudi )
           

Agen Bus Resah, Penjualan Tiket Tidak Selaris Tahun Lalu

Agen Bus sibuk layani pesanan tiket penumpang pasca lebaran


Lasem- lebaran merupakan momen yang sering dimanfaatkan orang-orang perantauan untuk pulang dan berkumpul bersama sanak saudara mereka di kampung halaman. Hal ini tentu menjadi ladang pendapatan tersendiri bagi para penyedia jasa transportasi. Saat menjelang dan setelah lebaran tentunya pemesanan tiket jauh berbeda dengan hari-hari biasa.

Agen bus PO Pahala Kencana misalnya, akhir-akhir ini banyak melayani orang mengantri untuk memesan ataupun mengambil tiket yang sudah mereka pesan sebelumnya. Namun jumlah ini dirasa menurun dari tahun lalu. Hal ini mungkin imbas dari amblesnya jembatan Comal yang membuat para pemudik mengurungkan niatnya untuk pulang ke kampung halaman mereka. 

Erna salah satu admin agen bus mengaku, penjualan tiket tahun ini mengalami penurunan jika dibanding tahun kemarin. Tingkat penurunan mencapai kurang lebih 30%. Sementara pesanan rata-rata untuk jurusan Cikarang, Bekasi, Rawangmangun, dan Lebakbulus. 

Erna  menambahkan jumlah pesanan tiket menurun padahal harga tiket tahun ini lebih rendah dari tahun kemarin. Harga tiket pun berbeda-beda tiap harinya. Sementara harga tertinggi untuk pemberangkatan pada tanggal 30 Juli-5 Agustus. Harga mencapai 450 ribu rupiah untuk super executive, sementara untuk executive mencapai 420 ribu rupiah untuk jurusan Lasem-Jakarta. 

Diprediksi puncak keramaian arus balik akan terjadi antara tanggal 1-3 Agustus mengingat pada tanggal 4 Agustus sudah banyak yang mulai masuk kerja, sedangkan pada tanggal 6 Agustus sudah mulai masuk sekolah. Hal ini terlihat dari banyaknya pesanan tiket untuk pemberangkatan tanggal 1-3 Agustus.(ita )


Minggu, 27 Juli 2014

Arus Balik Rawan Macet

Kadinhubkominfo Suyono


Rembang-Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Rembang  serta Satuan Lalulintas Polres Rembang, jauh hari fokus mengupayakan kelancaran arus balik pada lebaran tahun ini. Pasalnya saat pemudik yang bermaksud kembali ke daerah asal dan melintas di Rembang bertepatan dengan kegiatan kupatan, sehingga rawan terjebak macet.

            Kepala Dinhubkominfo Suyono menginformasikan, perayaan kupatan berlangsung dua hari pasca lebaran sampai Selasa (5/8). Perayaan dilaksanakan pada dua tempat yang bersinggungan langsung dengan jalur pantura, yaitu Balai Kartini dan lokasi wisata DABTRPK Rembang.

            Sambung Suyono, mengingat dua tempat perayaan tradisi kupatan berada di pusat kota tepi jalur pantura maka diprediksi rawan macet karena pada puncak acara bersamaan dengan kirab larung sesaji sedekah laut Desa Tasikagung yang dibanjiri puluhan ribu orang. Oleh karena itu jauh hari pihaknya telah menetapkan pengalihan jalur untuk mobil pribadi sekaligus penataan parkir agar tidak menghalangi jalur pantura, sedangkan armada berat melintas seperrti hari biasa

            Terpisah, Kaur Bin Ops Satlantas Polres Rembang Iptu Haryanto mengatakan hal senada, akan memberlakukan jalur alternatif untuk mencegah macet. Dari arah timur saat sampai pertigaan So Klin dibelokkan ke kiri menyusuri jalan Desa Ngotet melaju terus sampai pertigaan jalan Desa Jeruk menuju pertigaan Pasar Pentungan, demikian pula untuk pengguna jalan dari arah berlawanan.  

            Di Kabupaten Rembang walau tradisi kupatan terus dirayakan setiap tahun, namun tak pernah membuat surut animo masyarakat untuk datang menyaksikan. Selama kegiatan berlangsung pasti dibanjiri ribuan pengunjung baik warga setempat maupun luar daerah. ( heru )

Lebaran Aktifitas lelang TPI diliburkan

Aktifitas TPI Tasik agung sepi Jelang Lebaran


Rembang-Selama lebaran Idul fitri seluruh aktifitas disemua Tempat pelelangan ikan (TPI) Di wilayah  Rembang Diliburkan. Sesuai kesepakatan nelayan dan bakul  sekabupaten rembang menjelang hari raya idul fitri yakni H min 2 dan H ples 2 pasca lebaran tidak adak lelang di TPI. 

Langkah ini ditempuh mengingat sebagian besar nelayan dan bakul  merayakan hari raya idul fitri dan kesempatan ini dimanfaatkan  untuk berkumpul bersama keluarga, dan setelah itu layanan nantinya seperti biasa. Hal tersebut disampaikankepala Dinas perikanan dan kelautan rembang Suparman. 

Suparman menyebutkan apabila pada hari libur lelang tersebut H min 2 dan H ples 2 posisi nelayan masih berada dilaut dan mendaratkan ikan di TPI  diperkenankan menjual ikan secara langsung kepada bakul setempat yang dikenalnya. 

Suparman mengatakan Harga ikan saat ini  ada kenaikan sebab menjejelang lebaran banyak nelayan menghentikan opersional , hasil tangkap ikan belum optimal  dan stok di TPI masih terbatas . Diprediksi bulan berikutnya agustus hingga oktober mulai banyak ikan sehingga harga ikan bisa relatif stabil. (affandi )



Pengamanan Rumah ditinggal mudik mendapat perhatian

waspadai aksi pencurian saat rumah ditinggal mudik


Rembang-Selain Polres Rembang, Kodim 0720 Rembang  juga  menyiapkan  ratusan  personil untuk membantu  Pihak kepolisian dalam  pengamanan menjelang lebaran dan pasca lebaran.  Kodim  Rembang sedikitnya telah menyebarkan personel  hampir 300-san untuk membantu pengamanan pihak kepolisian . 

Dandim 0720 Rembang Letkol Inf Wawan Indaryanto  mengatakan, Pengamanan difokuskan  disepanjang jalur pantura yang dianggap rawan. Selian itu membantu pengamanan  dalam rangka mengantisipasi aksi pencurian rumah kosong yang ditinggal mudik pemiliknya. Apalagi, pada saat itu banyak masyarakat yang meninggalkan rumah untuk mudik ke kampung halaman .

Pihaknya telah menyiapkan personil dimasing-masing koramil untuk membantu pihak kepolisian, mereka akan memantau semua lingkungan warga yang ditinggal pulang mudik.  

Dandim menegaskan,  penyebaran ini  dilakukan untuk  meminimalisir aksi kejahatan pencurian rumah yang selau terjadi pada saat hari raya dan tradisi mudik yang dilakukan masyarakat.

Sementara itu Polres Rembang dalam Pengamanan  lebaran menyiapkan sekitar 300 san  personel. Pengamanan difokuskan pada arus mudik dijalur pantura Rembang . Agar pemudik nyaman lancar dan aman  dalam perjalanan,  pihak kepolisian juga menyiapkan unit reaksi cepat  bekerja dititik-titik sepanjang jalur pantura yang dianggap rawan.
Disepanjang jalur pantura juga dibuatkan pos pengamanan di lima titik yakni kota rembang, lasem, Sluke, sarang dan kaliori. (affandi)