Rabu, 03 September 2014

DANA BANTUAN PKH TAHAP II DICAIRKAN

Kepala Dinsosnakertrans saat Monitoring Pencairan PKH di kantor Pos Kragan


Rembang-Dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi (Dinsosnakertrans) kabupaten rembang kemarin (1/01) melaksanakan pencairan dana bantuan langsung program keluarga Harapan (PKH) tahap II tahun 2014, Pencairan serentak dilaksanakan di 14 kecamatan. 

                     Kepala   Dinsosnakertrans Kabupaten Rembang Waluyo langsung melakukan Monitoring pencairan di Kantor pos kecamatan Kragan dan Kantor Pos rembang.   Pencairan berlangsung dengan aman dan lancar berkat kerjasama yang baik antara Dinsosnakertrans, kantor pos, Pendamping dan dari  tim Monev yang turun langsung kelapangan. 

            Waluyo mengatakan,  sebanyak  7.687 Keluarga sangat miskin (KSM) mendapatkan bantuan dengan total nilai bantuan sebanyak  Rp. 4,1 Milyar. Sedangkan untuk  2 (dua) Kecamatan yaitu Kecamatan Kragan dan Kecamatan Sarang  karena jumlah KSM nya banyak dicairkan selama 2 (dua) hari yaitu hari Senin (1/9) dan Selasa (2/9/ 2014).

                     Waluyo  disela-sela monev di Kantor Pos Kec. Kragan berharap kepada para penerima bantuan PKH agar benar-benar dapat memanfaatkan bantuan yang diterima ini untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kesehatan bagi anak-anaknya dan untuk pemeriksaan Bumil, sehingga apa yang diharapkan oleh Pemerintah melalui program Keluarga Harapan ini dapat terwujud yaitu peningkatan derajat pendidikan dan kesehatan bagi keluarga peserta PKH.(affandi )


Hendak Berwisata Berujung Maut



Rembang-12 orang rombongan pegawai rumah makan cabe kabupaten rembang yang hendak berwisata ke candi borobudur jogjakarta dalam perjalanan selasa pagi (2/8)  mengalami kecelakaan. Mengakibatkan 2 orang meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut  terjadi saat bus selasa pagi dalam perjalanan tepatnya berada di ruas jalan temangung-semarang.  Awalnya  minibus yang ditumpangi rombongan yang melaju kencang tiba-tiba  oleng ke kanan,  dan dari arah berlawanan ada truk yang melaju bermuatan pasir , sehingga  tabrakan tak terhindarkan lagi. Akibat kecelakaan itu tiga orang tewas di lokasi kejadian, sementara sembilan orang lainnya mengalami  luka-luka.

3 Korban meninggal adalah  sopir minibus, Joko Susanto (35) yang merupakan warga Bener Purworejo, Wiwid wulandari (27) warga desa turus gede kecamatan  Rembang,  dan Suparti (40) warga desa kabongan lor kecamatan Rembang.

Didik Teguh Santoso, kepala Turus Gede saat dimintai keterangan mengatakan, kabar duka ada warganya meninggal, pertama kali diterima dari rumah makan cabe tempat almarhum bekerja, kepatian meninggalnya Wiwid wulandari yang tinggal didukuh rondo setelah beberapa saat menerima telepon dari Polres Temanggung. Wiwid wulandari meninggalkan satu anak putri tunggalnya atas nama Jesica Frisca Febrina, kelas III SD.

Anak pasangan dari Parman, 50 dan Kundari, 45, tersbut merupakan tulang punggung keluarga,setelah suami nya yang pertama meninggal dunia dua tahun silam, Ia sempat menikah kedua kalinya namun sedang masa proses cerai.

 Sebelum berangkat sudah tidak diperbolehkan oleh adiknya yang bernama pipit wulansari tetapi korban  bersikeras untuk berangkat berwisata bersama teman-temannya. 

Sementara Kasminah, salah satu warga yang berada disebelah Rumah Makan Cabe menyatakan, sosok almarhum Suparti, 40 tahun  warga kelurahan Kabongan Lor, Kecamatan Rembang sangat baik, dan almarhum meninggalkan tanggungan buah hati, dengan tiga anak dan suaminya yang bekerja sebagai sopir .

Kedua kenazah  Wiwid wulandari dan Suparti selasa malam akhirnya tiba dirumah duka selanjutnmya  malam itu juga keduanya dimakamkan di Pemakaman umum desa setempat . ( yudha  )


Ribuan akte kelahiran dalam poses pengajuan

Kantor Dindukcapil Rembang


Rembang-Dinas kependudukan dan pencatatan sipil Rembang mencatat sejak adanya program pengurusan akte kelahiran gratis yang dimulai maret 2014 lalu tercatat masih ada ribuan warga yang mengajukan pengurusan akte kelahiran .

Kepala Dindukcapil Daenuri mengatakan, setelah dianulirnya  sidang pengadilan pasal 32 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan oleh mahkamah konstitusi minat warga mengurus akte kelahiran sangat tinggi, hingga pertengahan tahun ini saja tercatat tujuh ribuan permohonan akte yang diuruskan.  

Dindukcapail mencatat  dalam pendaftaran putusan mahkamah konstitusi ada 1.963 usulan,, terlambat pendaftaran lebih dari 1 tahun  1.349, dan Baru lahir 3.897usulan. 

Dengan adanya putusan itu, maka secara otomatis pengurusan akta kelahiran yang mengalami keterlambatan di atas setahun akan kembali seperti semula. Yaitu langsung diserahkan pada Dinas kependudukan dan Catatan Sipil di masing-masing daerah tanpa harus sidang di PN lagi. 

Denuri menyebutkan,  dengan moto pelayanan murah, cepat , ramah dan akuntabel  diharpkan pemohon dapat hadir sendiri untuk pengurusan pembuatan akte. Program ini diharapkan nantinya  semua warga khususnya anak sekolah wajib punya akte agar dikemudian hari tidak ada permasalahan, misalnya  saat mendaftarkan  perguruan tinggi, Luar negeri, umrah haji, CPNS maupun TNI/Polri

            Daenuri menambahkan dalam setiap harinya Dindukcapil rembang menerima layanan 50 hingga 60an warga yang mengajukan pengurusan akte kelahiran. (affandi ) 

Desa Sidomulyo bangun drainase



Kaliori-Pemerintah desa Sidomulyo, kecamatan Kaliori, pada tahun 2014 ini mendapat bantuan dari Propinsi Jawa Tengah. Bantuan senilai 100 juta rupiah itu digunakan untuk rehab gorong-gorong serta membangun drainase sepanjang 85 meter di dusun Gingsir dan 260 meter di dusun Kalipang.

          Kepala desa Sidomulyo- Sukari mengatakan, dibangunnya drainase untuk mencegah banjir di jalanan akibat limpahan air dari sungai yang tidak kuat menampung air dan memperkuat tanggul sungai. 

     Sukari mengungkapkan, direhabnya gorong-gorong karena gorong-gorong yang dibangun pada tahun 1980-an mengalami kerusakan, Sehingga menghambat arus air yang akan lewat.

          Sukari berharap dengan dibangunnya drainase nantinya bisa memperlancar arus air dan mencegah banjir di jalan maupun rumah penduduk yang tergenang akibat mampetnya saluran air.( Masudi )

Senin, 01 September 2014

Los Blok B Pasar Kota Rembang direnovasi

kondisi Los blok B pasar Rembang


Rembang-Pemkab Rembang melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM segera merenovasi Los Blok B pasar kota Rembang  menggunakan dana APBD  sebesar 179 juta rupiah. Renovasi dilakukan karena keberadaan  los pasar yang dianggap kurang layak,  diperkirakan renovasi akan memakan waktu  2 bulan sesuai dengan kontrak.

            Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Rembang Muntoha melalui Kabid Bina Pasar Waras mengatakan, Renovasi Los blok b pasar kota rembang sepanjang 69 meter itu ditempati oleh 103 pedagang, dalam penataannya menggunakan 3 etape, dan akan dibenahi seluruhnya mulai dari lantai, tiang, atap, dan pembetulan jalan paving.

Pembangunan etape pertama sepanjang 23 meter para pedagang direlokasi disisi tengah, setelah selesai pembangunan pedagang kembali ke los semula, bergantian dengan 23 meter dietape kedua para pedagang juga bergantian direlokasi disisi tengah, begitupula dietape selanjutnya.

            Lanjut waras  pembanguan dilakukan bertahap karena kalau dikerjakan secara 1 tahap langsung nanti para pedagang tidak bisa berjualan  karena tidak ada tempat sementara untuk merelokasi ratusan  pedagang, mulai dari pedagang sembako,pedagang sayuran,pedagang jajanan juga pedagang tempe dan tahu.

  .         Ditambahkan, dari hasil pengkajian untuk mengakomodir  pedagang yang  belum tertampung pemkab berencana akan melakukan  pembangunan pasar bertingkat. Nantinya dalam proses pembangunan penambahan fasilitas pasar ini  diharapkan aktifitas jual beli tidak terganggu dan masih tetap berjalan seperti biasanya.

Sesuai kelayakan, pasar harus memiliki 4 pelayanan seperti pelayanan fasilitas kesehatan, pelayanan lembaga perbankan, pelayanan keamanan dan pelayanan kebersihan sementara ini dipasar kota Rembang  baru memiliki pelayanan keamanan dan kebersihan.( Yudha )