Thursday, 25 August 2016

Pembangunan rumah dinas bupati dimulai

Peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas Bupati oleh bupati Rembang Abdul hafidz


Wakil bupati  batu Andriyanto beserta jajaran SKPD menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan rumdis Bupati 

Rembang-Pembangunan rumah dinas Bupati Rembang yang berlokasi di belakang komplek museum Raden Ajeng (RA) Kartini dimulai. Bupati Rembang- H. Abdul Hafidz, pagi tadi  (25/8), telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Rembang  sebesar 5,279 Milyar rupiah lebih.

Kepala bagian Umum setda Rembang- Ismail mengatakan Pembangunan  rumah dinas bupati untuk peningkatan sarana prasarana aparatur dan tersedianya rumah dinas kepala daerah yang representatif. Rumah dinas bupati ini akan dilengkapi garasi, pos jaga dan 12 kamar. Pelaksanaan pembangunan menurut Ismail memakan waktu 120 hari kerja, sehingga diharapkan tanggal 9 Desember 2016 pembangunannya telah selesai. 

Bupati Rembang- H. Abdul Hafidz berharap pengerjaan pembangunan rumah dinas bupati bisa tepat waktu, kualitas terpenuhi dan sesuai spesifikasi. Dibangunnya rumah dinas bupati baru karena rumah dinas bupati lama sejak tahun 2011 lalu telah dialihfungsikan menjadi museum RA. Kartini. Sementara Bupati Rembang periode 2010-2015 menggunakan rumah pribadi sebagai rumah dinas.

Sebelumnya Di tahun 2013, Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Rembang telah melakukan studi perencanaan untuk mengganti rumah dinas bupati. Namun karena belum adanya anggaran, sehingga pada tahun 2016 ini, pembangunan fisik rumah dinas Bupati baru bisa direalisasikan.( Masudi )

789 visa Haji selesai diurus


Bupati Abdul hafizs saat memberangkatkan  Calon Haji kloter 38

Rembang -Segala kelengkapan dan perlengkapan administrasi yang harus dipenuhi calon Haji (calhaj) jamaah Kabupaten Rembang secara keseluruhan telah dipenuhi oleh panitia Termasuk keberadaan Visa.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, kemenag Kabupaten Rembang Shalehuddin mengatakan, visa seluruh calhaj asal Rembang tercatat sebanyak 789 jemaah dan kesemuanya  sudah selesai diurus. Sehingga dipastikan tahun ini keberangkatan calhaj tidak ada yang tertunda karena visa yang belum jadi, seperti tahun lalu, 

Ditambahkan, untuk living Cost atau biaya tinggal, untuk  seluruh calon haji kabupaten Rembang akan menerima uang sebesar 1.500 riyal dan bila dirupiahkan kurang lebih sekitar Rp 3,5 juta. 

Menurut Shalehudin Living cost tersebut diperuntukkan untuk biaya tinggal dan  diberikan kepada seluruh calon haji kabupetn Rembang sebelum diberangkatkan ketanah suci dari Donohudan Solo, Uang tersebut diperuntukkan untuk biaya keperluan selama berada di Makkah dan Madinah.

Selain living Cost Calon haji juga akan menerima uang berbentuk rupiah sebesar Rp 360 ribu. Sebagai pengganti atas biaya pembuatan paspor  yang sebelumnya ditanggung oleh masing-masing calon haji,

Sholehudin menghimbau seluruh calon haji untuk tidak membawa uang tunai dalam jumlah banyak karena dalam perjalanan menuju Jeddah akan ada pemeriksaan melalui banndara yang akan dilalui, apabila hilang menjadi resiko masing-masing calon haji.

Sementara itu Pada  pada pemberangkatan calon haji kloter 38 rabu dinihari lalu dikawal oleh 35 tim keamanan yang terdiri dari 15 personil TNI, 15 personil polisi, dan 5 personil Satpol PP. Sebanyak 354 calhaj yang terdiri dari delapan rombongan tersebut diberangkatkan dengan delapan bus utama, dan satu bus cadangan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Atho’illah mengapresiasi panitia yang sukses menyelenggarakan upacara pemberangkatan ini. Adapun kloter 48 dijadualkan berangkat dari Rembang pada 27 Agustus, sementara kloter 65 pada 1 September 2016.(Mufti affandi )

Wednesday, 24 August 2016

Pemprov Jateng tambah anggaran Infrastruktur

Wagub jateng Heru Sujatmiko bersama Bupati Rembang Abdul hafidz  meninjau stand dari PWRI kabupatenkota di jawa tengah 

Rembang-Pemerintah propinsi jawa tengah secara bertahap terus menambah anggaran untuk pembangunan infrastruktur,  langkah ini dilakukan agar Pembangunan di ja wa tengah tidak ketinggalan dengan propinsi lain.

Wakil Gubernur jawa tengah Heru Sujatmiko saat menghadiri kegiatan HUT Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) ke 54 tingkat propinsi jawa tengah di pendopo musiem RA kartini Rembang pagi tadi (24/8) mengatakan. Secara bertahap khusus untuk pembangunan infrastrur jalan dan jembatan diakuinya membutuhkjan anggaran yang sangat besar, namun demikian  secara bertahap tetap ditambah besaran anggarannya.

Tercatat untuk infrastruktur jalan dan jembatan tahun 2014 pada APBD propinsi dialokasikan sebesar  1, 2Trilyun, bertambah di tahun  2015  menjadi  2,1 Trilyun , dan ditahun  2016 ini  tidak kurang  2,5 Trilyun,  selain jalan dan  jembatan pemerintah propinsi jateng secara bertahap  menambah anggaran untuk perbaikan irigasi .

            Wakil Gubernur jateng Heru Suhatmiko juga mengungkapkan  dengan didukung APBN secara bertahap pemerintah propinsi mendukung berbagai program pembangunan jalan tol  agar tidak ketinggalan dan sejajar dengan propinsi jawa timur dan jawa barat. Dari pelaksanaan pembangunan jalan Tol dari pejagan sampai Brebes  sudah mulai diresmikan, Brebes sampai Batang sudah dikerjakan, Batang - Semarang  sedang dikerjakan dan ditargetkan  tahun 2018 sudah tersambung .  

Sedangkan untuk wilayah Timur jawa tengah dari Semarang ke kudus  pembuatan jalan Tol baru akan dimulai tahun 2018, namun sejauh ini belum diketahui apakah pembangunannya sampai dikabupaten Rembang  perbatasan jatim dan Jateng.

Sementara untuk wilayah selatan pembangunan jalan Tol dari semarang solo- semarang Bawen sudah digunakan , Bawen solotigo dalam pengerjaan  , solotigo Boyolali sudah jadi, Boyolali solo sampai Sragen Mantingan masuk Ngawi jatim dalam proses pengerjaan. Dan ditargetkan  sampai jatim tahun 2018 sudah  bisa tersambung .

Demikian pula Lanjut Wagub Heru Sujatmiko untuk pembangunan Pelabuhan udara Ahmad yani di semarang masih dalam pengerjaan dan tahun depan menurutnya sudah bisa difungsikan untuk perluasannya agar  tidak kalah dengan propinsi lain  . ( Mufti affandi )

Jamaah calon haji Duta Bangsa

Bupati Abdul hafidz melepas Calon jamaah haji kloter 38

Rembang-Jamaah Calon Haji (JCH) asal kabupaten Rembang, diminta ingat Rembang dan ingat Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Bupati Rembang- H. Abdul Hafidz, saat memberangkan Jemaah calon haji , di gedung haji, rabu (24/8) dinihari.

Bupati mengatakan JCH ini selain menjalankan ibadah rukun islam ke-5 juga sebagai duta bangsa. Oleh karena itu diharapkan untuk bisa bertindak, bersikap, sesuai syari'at dan budaya yang ada di Indonesia. Lebih-lebih menjaga terhadap keinginan-keinginan yang menimbulkan persoalan-persoalan negatif. 

Bupati menambahkan Jemaah calon Haji supaya  bisa membangun koordinasi dengan jamaah lainnya serta dengan ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) dan meminta supaya bangsa Indonesia maupun kabupaten Rembang khusunya masyarakatnya kondusif, adil makmur, sejahtera dan mudah-mudahan bisa mengikuti Calon Jamaah Haji (CJH) ditahun-tahun berikutnya.

Kasi penyelenggaraan haji dan umroh Kantor kementerian agama (kemenag) kabupaten Rembang Shalehudin menginformasikan, calon haji kloter 38 diberangkatkan rabu dini hari jam 01.00 WIB dan  tiba diDonodudan pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, Keberangkatan kloter 38 sebanyak 354 orang menggunakan 9 Bus terdiri dari 8 Bus utama ditambah satu Bus cadangan.  

            Setelah Kloter 38 calon haji kabupaten Rembang Tiba di Donohudan Solo,  pada kamis pagi (25/8)  mereka akan langsung diterbangkan ke jeddah karena masuk  dalam gelombang kedua. Sementara untuk kloter 48  sabtu pagi  tanggal 27 agustus  akan diberangkatkan dari Rembang dan masuk asrama  sekitar jam 12 00 WIB.  Berangkat dari Donohudan Solo Minggu tanggal 28 Agustus  jam 12,15 WIB.

Sedangkan  Kloter 65  Berangkat dari Rembang kamis Pagi tanggal 1 september dan masuk Asrama Donohudan solo sekitar jam 15.00 Wib  Berangkat ke tanah suci hari jumat tanggal 2 september  jam 15. 25 WIB.( Masudi )

Momentum Mengingat Sejarah Dan Nguri Budaya


Ibu-Ibu Lomba Tampi Beras

Pamotan – Masih dalam semangat ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71, berbagai kegiatan digelar untuk menyemarakkannya mulai dari perlombaan, pentas seni, tasyakuran, dan masih banyak lagi.

Tak mau ketinggalan untuk turut memeriahkan HUT  kemerdekaan RI ke-71, warga RW 07 dukuh Sambikalung desa Pamotan kecamatan Pamotan baru-baru ini menggelar lomba dengan tajuk mengangkat tradisi lokal.

Ketua RW 07 dukuh Sambikalung desa Pamotan Trimo mengatakan, lomba digelar selama beberapa hari dengan peserta mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Lomba dengan peserta anak-anak meliputi lomba klereng, balap karung, balap balon berpasangan, pecah air, catur, dan sepak bola.

Rangkaian lomba semakin meriah ketika para ibu berkompetisi memperebutkan juara satu lomba tampi beras sambil bergoyang. Sesi lomba inilah yang paling heboh karena jaman sekarang memang jarang didapati ibu-ibu menampi beras, sehingga saat lomba peserta tampak sangat kesulitan bahkan hanya sibuk bergoyang dan tidak memperhatikan beras yang ditampi. 

Trimo menambahkan, selain tampi beras ada lomba lain yang tak kalah heboh yakni lomba gobag sodor yang dimainkan ibu-ibu. Maksud dari adanya lomba tersebut tak lain adalah untuk nguri tradisi lokal dan memperkenalkan permainan gobag sodor pada generasi sekarang yang sudah tidak mengenalnya. 

Salah satu peserta lomba, Ragil Yuntari sangat senang dengan perayaan agustusan kali ini meskipun ia gagal meraih juara pertama dalam lomba tampi beras. Ia mengaku sangat kesulitan saat menampi beras apalagi harus sambil bergoyang. Tentu saja kesulitan karena ia tidak pernah melakukannya sebelumnya. 

            Untuk menutup rangkaian kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-71 ditutup dengan lomba karaoke, penerimaan hadiah dan makan tumpeng bersama warga RW 07 dukuh Sambikalung. ( Warih Puspita Arum )