Friday, 27 May 2016

Hubungan Polres-Media “Simbiosis mutualisme”

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto mengatakan hubungan Insan pers dan Polri ibarat "simbiosis mutualisme" saling menguntungan

Rembang-Ada secercah harapan hubungan Polres Rembang dengan awak media  yang selama ini tersumbat bisa cair kembali.  Etikad  baik untuk  membangun Rembang kedepan lebih baik lagi  diwujudkan  dengan kegiatan silaturohmi kemitraan Polri dengan insan Pers sebagai media membangun  informasi kepada masyarakat di Aula Teras kota Rembang jumat (28/5)  
.
        Kapolres Rembang AKBP Sugiarto pada kesempatan tersebut mengatakan, hubungan Polres dan media bisa diibaratkan “simbiosis mutualisme” yakni saling menguntungkan.  Apabila dalam perjalanannya masih ada komunikasi yang belum lancar Kapolres mengajak untuk dikomunikasikan. Hal tersebut sejalan adanya undang-undang keterbukaan informasi publik.bahwa kegiatan yang dimiliki  Polres Rembang  bisa diketahui  oleh masyarakat luas .

Menurut Kapolres pihaknya sangat terbuka memberikan  informasi  kepada insan pers  agar bisa dipublikasikan, tentunya  terkait tentang penyidikan suatu kasus memang ada hal-hal tertentu secara tehnik menjadi kerahasiaan  yang tidak bisa disampaikan sebelum waktunya, karena dikawatirkan bisa memperngaruhi proses penyidikan. Tentunya Langkah tersebut bisa dikoordinasikan dan dikomunikasikan. Namun disadarinya  mungkin selama ini ada  komunikasi yang masih  tersumbat  harapannya bisa dicairkan. 

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto berharap terkait hal-hal  sensitif lainnya atau masuk tehnis penyidikan diharapkan ada  kerjasamanya dan  dikomunikasikan, dengan satu tujuan  keduanya sebagai mitra walaupun masing-masing ada kendala sehingga hubungan  Kedepannya   bisa tetap harmonis .( Mufti affandi )

Ada larangan tegas tempat hiburan untuk kemaksiatan

Rembang-Kebijakan untuk mengatur keberadaan tempat hiburan sebaiknya dituangkan  secara konkrit dengan membuat aturan khusus yang tegas, khususnya tempat hiburan yang cenderung dipergunakan untuk kemaksiatan seperti cafe-karaoke,warung kopi, Play sation maupun Bilyard.

Ketua MUI Rembang Zaenudin Jafar mengatakan MUI  telah menyampaikan usulan kepada Pemkab  untuk membuat aturan khsusus tempat hiburan atau karaoke yang cenderung dipergunakan untuk kemaksiatan. Karena penutupan  tempat kemaksiatan tidak hanya dilakukan  dibulan ramadan saja.  Pihaknya telah menghimbau pemkab menertibkan perda karaoke dan caffe secara khsuus sehingga ada tindakan nyata. 

Disebutkan Zaenudin  bahwa Islam tetap toleran adanya hiburan seperti karaoke tetapi hanya untuk nyanyi dan tidak disalahgunakan untuk kemaksiatan, atau  minum-minuman keras. ( mufti affandi ) 


M Affan Jabat Direktur PDAM Rembang



M Affan memperoleh nilai tertinggi saat uji kelayakan dan kepatutan seleksi Direktur PDAM Kabupaten Rembang

Rembang - Setelah dua tahun lebih tak diisi pejabat definitif Direktur, kini PDAM Rembang mempunyai nahkoda baru untuk masa tugas 2016-2020. Dari 3 orang peserta seleksi hasilnya diketahui M Affan berada di peringkat teratas, dengan demikian diusulkan ke Bupati Rembang untuk segera dilantik.

Ketua Badan Pengawas PDAM Rembang, Abdullah Zawawi dihubungi Jumat (27/5) menginformasikan pengumuman hasil uji kelayakan dan kepatutan oleh LPPM UNS Solo selaku penguji atas 3 orang peserta seleksi bentuknya dalam pemeringkatan. Hasilnya yaitu M Affan di urutan pertama meraih nilai 248, kemudian Mujiono memperoleh nilai 223 dan Bayu Dwi Handoko mendapat nilai 200.

Lanjut Abdullah Zawawi dengan demikian M Affan yang dinyatakan sebagai Direktur PDAM Rembang masa tugas 2016-2020. Terkait pengangkatan dan pelantikan segera diusulkan ke Bupati Rembang, adapun untuk waktu dan tempat baru dibicarakan.


Ditambahkan, sedianya agenda akhir dari rangkaian seleksi tersebut dijadwalkan berlangsung Rabu (1/6/2016) mendatang bersamaan habis masa tugas Pjs Agus Siswanto. Namun semuanya diserahkan kepada Bupati Rembang Abdul Hafidz, kapan bersedia melakukan pengangkatan dan pelantikan M Affan sebagai Direktur PDAM Rembang. (heru budi s)

PMI Rembang Antisipasi Kelangkaan Darah


Susiati tengah melayani Mahdi yang atas kesadaran sendiri  mendonorkan darah ke PMI Rembang

Rembang - Menjelang bulan puasa disikapi oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI Rembang meningkatkan penggalangan stok darah bekerja sama dengan pemerintah desa, perusahaan dan instansi lain. Hal tersebut guna mengantisipasi kelangkaan persediaan di bank darah PMI Rembang saat berlangsungnya ramadhan.

Susiati, Manajer Pelayanan UDD PMI Rembang ditemui Kanis (26/5) menjelaskan permintaan darah per hari tak sebanding dengan penambahan stok, sehingga bila tidak diantisipasi mulai pekan ini dikhawatirkan terjadi kelangkaan. Per hari permintaan antara 25 sampai 30 kantong untuk semua golongan darah sementara yang terhimpun tidak signifikan dengan jumlah tadi.

Susiati sebutkan mengacu pengalaman tahun-tahun lalu maka dua pekan jelang puasa UDD PMI Rembang menggenjot kegiatan donor seperti halnya yang diadakan hari ini di beberapa lokasi. Agenda bahkan sudah tersusun hingga tanggal 4 Juni mendatang atau H minus dua sebelum masuk bulan puasa.

Dijelakan pula selama bulan puasa sendiri sebenarnya donor darah masih dilakukan namun frekwensinya sangat kecil yaitu pendonor atas kesadaran sendiri datang ke PMI Rembang setelah menerima sms bahwa sudah hari ke 75 saatnya mendonorkan darah lagi sesuai kesepakatan dua pihak. Bahkan dari beberapa organisasi/lembaga dan isntansi ada sebagian yang menjadwalkan donor darah usai pelaksanaan tarwih keliling (tarling).

Ditambahkan stok darah per tanggal 26 Mei yaitu golongan A 11 kantong, B 23 kantong, O 10 kantong dan AB 20 kantong, adapun hasil kegiatan donor selama lima hari terakhir yang belum diperiksa kelayakannya mencapai ratusan kantong. Masih adanya waktu pelaksanaan donor sampai menjelang masuk bulan puasa sendiri diprediksi di wilayah setempat tidak terjadi kelangkaan stok semua golongan darah.

Sementara Muhdi Arifin warga Desa Sumurtawang Kecamatan Kragan yang atas kesadaran sendiri datang ke UDD PMI Rembang menjelaskan  rutin mendonorkan darah tiap 75 hari sekali mulai tahun lalu. Hanya saja ketika itu dilakukan  ketika bekerja di Surabaya dan lantaran sekarang sudah pulang kampung maka datang ke PMI setempat.   


UDD PMI Rembang juga menyiapkan kiat mengantisipasi kurang seimbangnya alur keluar masuk persediaan darah pada saat bulan puasa nanti yakni melalui program donor pengganti. Dimaksudkan pasien yang butuh darah wajib mengganti dengan jumlah sama entah melibatkan tetangga atau kerabat guna mengganti stok darah yang keluar. (heru budi s)

Langkah antisipasi tindak kejahatan menjelang bulan ramadhan


Kapolsek kecamatan sedan AKP Joko Purnomo

Sedan - Menjelang bulan ramadhan warga di himbau untuk lebih berhati hati pasalnya tren kejahatan seperti tindak pencurian akan semakin meningkat. untuk itu warga harus lebih tingkatkan keamanan lingkungan demi kenyaman dan keamanan.

Kapolsek kecamatan sedan AKP Joko Purnomo mengatakan, pada saat bulan ramadhan tren kejahatan akan semakin marak, warga dihimbau meningkatkan keamanan lingkungan dengan mengelar siskampling.

Selain itu warga perlu melakukan langkah antisipasi  dari ancaman tindak pencurian yakni pada saat  sholat tarawih dan pada saat sholat subuh. warga juga perlu waspada dengan maraknya peredaran narkoba dan tindak penipuan yang mengatas namakan pejabat atau gerakan radikal seperti ISIS. Pihaknya menghimbau agar segera laporkan bila ada orang yang sekiranya mencurigakan dan tidak di kenal. 


Joko Purnomo menambahkan banyaknya kejahatan harus di imbangi dengan kewaspadaan. untuk itu warga harus bisa menjaga diri dengan cara jangan memakai perhiasan yang mencolok, pastikan barang berharga aman dari tindak kejahatan. pastikan rumah tetkunci pada saat bepergian, aktifkan kembali pos  ronda dan tingkatkan lagi kegiatan siskampling. dengan demikian keamanan desa dan lingkungan akan tetap terjaga. (heri sugiharto)